Sepak Bola

AFC Sanksi Cong An Ha Noi Terkait Kelayakan Pemain, Kemenangan 4-0 Atas Tampines Dibatalkan

Advertisement

Komite Disiplin dan Etik AFC resmi membatalkan kemenangan 4-0 Cong An Ha Noi (CAHN) atas Tampines Rovers pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two. Keputusan ini diambil setelah klub asal Vietnam tersebut terbukti menurunkan dua pemain yang tidak sah dalam pertandingan yang berlangsung di Hang Day Stadium, Rabu (11/2/2026).

Detail Pelanggaran dan Pemain Ilegal

Pihak AFC mengungkapkan bahwa CAHN memainkan Rogerio Alves Dos Santos dan Stefan Ingo Mauk yang seharusnya menjalani masa hukuman. Kedua pemain tersebut telah mengantongi tiga kartu kuning selama fase Grup E, sehingga dilarang tampil pada laga pertama babak gugur.

Komite Disiplin dan Etik AFC menyatakan bahwa Cong An Ha Noi FC gagal menjalankan kewajiban administratif untuk memantau sanksi yang diterima para pemainnya. Hal ini menjadi dasar utama dijatuhkannya hukuman berat bagi skuad asuhan Alexandre Polking tersebut.

Sanksi Administratif dan Denda Finansial

Berdasarkan Pasal 56 dan Pasal 67 ayat 1 Kode Disiplin dan Etik AFC, serta Pasal 25 Regulasi Kompetisi ACL Two 2025/2026, CAHN dinyatakan kalah walkover (WO) dengan skor 0-3. Selain perubahan hasil pertandingan, klub juga dijatuhi denda sebesar 2.000 dolar AS atau sekitar Rp33 juta yang wajib dibayarkan dalam waktu 30 hari.

Advertisement

AFC juga memberlakukan sanksi tambahan berupa pemotongan dana partisipasi sebesar 50 persen. Berikut adalah rincian pemotongan dana tersebut:

Komponen DanaNilai AwalNilai Setelah Sanksi
Dana Partisipasi80.000 dolar AS (Rp1,3 miliar)40.000 dolar AS (Rp673 juta)

Konsekuensi pada Leg Kedua

Hukuman ini mengubah peta persaingan jelang leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Jalan Besar Stadium, Singapura, pada Rabu (18/2/2026). Akibat kekalahan WO 0-3, Cong An Ha Noi kini wajib meraih kemenangan minimal dengan skor 4-0 pada pertemuan kedua untuk dapat melaju ke babak berikutnya.

Informasi lengkap mengenai sanksi disiplin ini disampaikan melalui pernyataan resmi AFC yang dirilis menyusul hasil sidang Komite Disiplin dan Etik terkait regulasi kompetisi musim 2025/2026.

Advertisement