Agora dan FPT Corporation resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperluas adopsi kecerdasan artifisial (AI) di sektor perbankan dan jasa keuangan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah sekaligus mendorong efisiensi operasional dan layanan digital.
Pengumuman kerja sama ini dilakukan pada Jumat, 27 Februari 2026, dengan fokus mengintegrasikan kapabilitas real-time engagement dan conversational AI milik Agora ke dalam ekosistem AI enterprise FPT.
Pertumbuhan Pesat Perbankan Digital Indonesia dan Peran AI
Indonesia diakui sebagai salah satu pasar perbankan digital dan layanan keuangan paling dinamis di Asia Tenggara. Data Bank Indonesia (BI) mencatat, transaksi perbankan digital tumbuh signifikan sebesar 54,89 persen secara tahunan hingga September 2024.
Pertumbuhan ini didorong oleh aktivitas transfer, pembayaran QRIS, serta peningkatan penggunaan kanal mobile banking. Selain itu, International Trade Administration melaporkan sebanyak 56,3 juta pengguna telah bertransaksi melalui QRIS pada awal 2025, menunjukkan skala interaksi keuangan digital yang masif di Tanah Air.
Dalam konteks ini, Conversational AI dinilai semakin krusial untuk membantu institusi keuangan memperluas kapasitas layanan pelanggan. Teknologi ini mampu mengotomasi kebutuhan rutin, mendukung proses digital onboarding, serta memberikan bantuan langsung di berbagai kanal (omnichannel) tanpa mengabaikan aspek keamanan dan tata kelola.
Integrasi AI Agora dan FPT untuk Layanan Nasabah yang Lebih Cerdas
Kemitraan ini secara spesifik mengintegrasikan Agora Conversational AI (ConvoAI) serta infrastruktur suara dan video real-time dari Agora dengan kecerdasan percakapan berbasis AI dan solusi contact center milik FPT. Integrasi ini dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan di sektor perbankan dan jasa keuangan.
Cakupannya meliputi dukungan nasabah untuk perbankan ritel maupun korporasi, layanan pembayaran dan pengelolaan akun, interaksi sepanjang siklus pinjaman dan kredit, hingga onboarding asuransi dan layanan polis, serta bantuan klaim dan layanan nasabah lintas negara dan multibahasa.
Mark Hall Andrew, Chief Revenue Officer FPT Smart Cloud, FPT Corporation, menyatakan, “Dengan menggabungkan kemampuan AI enterprise FPT dan infrastruktur conversational real-time milik Agora, kami memungkinkan bank dan institusi keuangan di Asia Tenggara menghadirkan pengalaman digital yang lebih efisien, responsif, dan tepercaya dalam skala besar.”
Solusi bersama ini memungkinkan institusi keuangan menerapkan asisten virtual berbasis AI sekaligus menghadirkan pengalaman konsultasi dengan dukungan manusia (human-in-the-loop) melalui chat, suara, dan video secara real-time. Dibangun di atas arsitektur enterprise berlatensi rendah, solusi ini dirancang untuk mendukung interaksi yang aman, multibahasa, dan natural di berbagai platform.
Implementasi Global dan Dampak Terukur Solusi AI FPT
FPT mengklaim solusi AI enterprise yang dikembangkannya telah digunakan oleh lebih dari 40 bank dan institusi keuangan secara global. Implementasi ini mencakup layanan perbankan digital, pembiayaan konsumen, hingga operasional layanan pelanggan berskala besar.
Sebagai contoh, Sacombank telah menerapkan AI Voice Agents untuk “Next-Generation AI Contact Center” yang berhasil meningkatkan kapasitas penanganan panggilan lebih dari 58 persen, mampu mengelola hingga 41.000 panggilan per hari. Dampaknya terlihat pada pengalaman pelanggan yang lebih mulus dan peningkatan Net Promoter Score (NPS).
Di Vietcombank, agen AI ditempatkan pada kanal percakapan (chat) untuk menjawab pertanyaan pelanggan yang sering muncul, mulai dari informasi kartu, pinjaman, suku bunga, promo, hingga kurs. Pendekatan ini memungkinkan tim internal untuk lebih fokus menangani kasus-kasus yang lebih kompleks.
Sementara itu, Home Credit Vietnam memanfaatkan FPT AI Voice Agents untuk otomasi operasional call center bervolume tinggi, menangani jutaan interaksi pelanggan per bulan sambil menjaga konsistensi kualitas layanan. Berbagai implementasi ini menunjukkan dampak terukur dalam otomasi layanan pelanggan dan optimasi operasional.
Menjaga Kepercayaan dan Kepatuhan di Era Digitalisasi Keuangan
Di tengah akselerasi digital sektor jasa keuangan, aspek kepercayaan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama, termasuk di Indonesia. Solusi Agora–FPT memadukan real-time engagement dan otomasi AI pada infrastruktur yang aman untuk mempercepat waktu respons dan meningkatkan efisiensi layanan.
Tony Zhao, CEO Agora, menegaskan, “Ketika layanan keuangan di Indonesia terus terdigitalisasi, kepercayaan, keamanan, dan kepatuhan sama pentingnya dengan inovasi.” Ia menambahkan bahwa kombinasi kecerdasan percakapan real-time Agora dan ekosistem AI enterprise FPT memungkinkan bank berinteraksi dengan nasabah secara lebih natural, efisien, dan andal dalam skala besar.
Ke depan, Agora dan FPT menyatakan komitmen untuk bekerja sama dengan bank, perusahaan asuransi, system integrator, serta mitra ekosistem lainnya guna mempercepat adopsi conversational AI dan teknologi real-time engagement di kawasan Asia Tenggara.
Informasi lengkap mengenai kemitraan strategis ini disampaikan melalui siaran pers resmi Agora dan FPT Corporation yang dirilis pada Jumat, 27 Februari 2026.
