Olahraga

Brasil Ditahan Maroko, Ancelotti Soroti Kecemasan di Piala Dunia 2026

Brasil bermain imbang melawan Maroko pada laga Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Minggu (14/6). Tim asuhan Carlo Ancelotti selamat dari kekalahan setelah Vinicius Junior mencetak gol penyeimbang pada menit ke-32, menyusul gol Ismael Saibari yang lebih dulu membawa Maroko unggul pada menit ke-21.

Sepanjang pertandingan, Brasil tidak tampil dominan, terutama pada babak pertama. Meski menguasai 54 persen penguasaan bola, Brasil hanya melepaskan delapan tembakan selama 90 menit, sedangkan Maroko mencatatkan 13 percobaan.

Pernyataan Carlo Ancelotti

Ancelotti menilai laga berjalan sulit dan mengakui timnya sempat bermain dalam tekanan. Menurut dia, situasi itu terlihat terutama pada babak pertama.

“Saya rasa itu pertandingan yang sulit, terutama di babak pertama. Mungkin tim sedikit cemas, dan ketegangan terasa di mana-mana. Babak kedua lebih baik, tetapi tetap sulit, dan saya yakin kami akan menjadi lebih baik,” ujar Ancelotti, dikutip ESPN.

Pelatih Brasil itu mengatakan faktor tekanan perlu dicermati lebih lanjut. Ia menilai kondisi tersebut masih wajar dan yakin timnya akan berkembang seiring berjalannya turnamen.

“Saya rasa itu sesuatu yang perlu kami teliti. Ada banyak tekanan, jadi wajar saja. Sedikit demi sedikit, kami akan membaik dalam hal itu.”

Brasil Wajib Bangkit pada Laga Kedua

Setelah hasil imbang ini, Brasil harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Haiti di Philadelphia pada Minggu (20/6). Tiga poin menjadi kebutuhan utama bagi Brasil untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Ancelotti menegaskan ia belum puas dengan penampilan timnya, meski tidak sepenuhnya kecewa dengan hasil akhir. Ia juga memberi penilaian positif kepada Maroko yang dinilainya tampil solid dan terorganisir.

“Saya tidak kecewa, tetapi saya juga tidak puas. Kami perlu bekerja keras, tetapi itu wajar. Maroko bermain bagus. Mereka tim yang solid, sangat terorganisir. Itu pertandingan yang sulit,” Ancelotti menambahkan.

Target Lolos ke Fase Gugur

Ancelotti menyebut laga perdana di Piala Dunia tidak selalu berjalan sesuai harapan. Namun, ia menegaskan target Brasil tetap sama, yakni lolos ke babak berikutnya sambil terus memperbaiki performa.

“Karena berbagai alasan, debut di Piala Dunia mungkin tidak berakhir seperti yang diharapkan. Tujuannya adalah lolos, melaju ke babak berikutnya, dan berkembang dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Hasil melawan Maroko membuat Brasil harus merespons cepat pada pertandingan kedua di Philadelphia. Laga kontra Haiti akan menjadi penentu penting untuk menjaga kans mereka melaju ke fase gugur.