PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menargetkan pertumbuhan bisnis wealth management sebesar 15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada akhir 2026. Target ambisius ini didukung oleh strategi pelengkapan produk dan layanan consumer banking serta peningkatan dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha, guna menjawab kebutuhan gaya hidup hingga akselerasi bisnis nasabah.
Target Ambisius dan Capaian Gemilang 2025
wealth management perseroan telah tumbuh double digit, termasuk dari sisi nilai dana kelolaan atau Assets Under Management (AUM). Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, BTN mencatat kenaikan fee based income (FBI) dari bisnis wealth management mencapai 60 persen secara tahunan pada Desember 2025.
“Saat ini jumlah nasabah wealth management BTN mencapai sekitar 35.000 nasabah secara nasional dengan target pertumbuhan sekitar 15 persen tahun ini,” tutur Rully pada Jumat (27/2/2026). Data tersebut menjadi dasar bagi BTN untuk memperluas penetrasi dan memperkuat layanan di segmen pengelolaan kekayaan, seiring meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap produk investasi dan solusi keuangan terintegrasi.
Transformasi Layanan Komprehensif dan Inovasi Digital
Wakil Direktur Utama BTN, Oni Febriarto Rahardjo, menegaskan komitmen perseroan untuk terus berinovasi dan bertransformasi menjadi bank yang relevan di setiap fase perjalanan finansial nasabah. Pada Tahun Kuda Api ini, BTN akan melanjutkan langkah inovasi progresif dengan meningkatkan diversifikasi produk untuk menjawab kebutuhan nasabah.
“BTN terus memperluas peran dari bank pembiayaan perumahan menjadi bank dengan layanan yang semakin komprehensif, sehingga nasabah dapat memenuhi kebutuhan transaksi, pembiayaan, hingga investasi dalam satu ekosistem,” jelas Oni dalam siaran pers yang sama.
Perkuat Opsi Investasi dan Akselerasi Aplikasi Bale
Rully Setiawan merinci sejumlah strategi yang disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan nasabah wealth management. Salah satunya adalah memperkuat opsi investasi di perseroan, sehingga nasabah memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola dan mengembangkan dananya.
Di sisi digital, BTN mengakselerasi kapabilitas aplikasi Bale by BTN yang kini menjadi platform transaksi dan investasi terpadu bagi nasabah. Melalui Bale, nasabah dapat mengakses berbagai kebutuhan finansial mulai dari transaksi harian, pembiayaan, hingga investasi. Platform tersebut juga menjadi fondasi pengembangan fitur baru, seperti cicilan emas dan layanan investasi lainnya, untuk menghadirkan ekosistem layanan yang terintegrasi dalam satu aplikasi.
Strategi Beyond Mortgage dan Dukungan UMKM
Untuk melengkapi ekosistem tersebut, BTN mempercepat strategi beyond mortgage dengan menghadirkan berbagai produk consumer banking. Produk yang akan diperkenalkan mencakup kartu kredit, buy now pay later (BNPL), serta kredit kendaraan bermotor. Dengan penambahan produk tersebut, BTN menargetkan kebutuhan finansial nasabah dapat terpenuhi secara lebih menyeluruh, tidak hanya terbatas pada pembiayaan perumahan.
Strategi ini sekaligus mempertegas transformasi BTN dari bank yang identik dengan kredit kepemilikan rumah menjadi institusi keuangan dengan layanan lebih komprehensif, mencakup transaksi, pembiayaan konsumtif, hingga investasi. Penguatan bisnis wealth management, menurut Rully, berjalan beriringan dengan komitmen BTN dalam mendorong pertumbuhan nasabah, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit modal kerja, BTN membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan skala bisnisnya. Seiring perkembangan usaha dan peningkatan kapasitas finansial, pelaku UMKM berpotensi bertransformasi menjadi nasabah di segmen Prospera, Prioritas, hingga Private Banking. “Pendekatan terintegrasi ini menegaskan posisi BTN sebagai mitra finansial jangka panjang yang tidak hanya menyediakan solusi keuangan, tetapi juga mendampingi pertumbuhan nasabah dari fase membangun usaha hingga mengelola kekayaan,” ujar Rully.
Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang dirilis pada Jumat, 27 Februari 2026.
