Finansial

Ezra Nazula Ungkap Peran Manajer Investasi dalam Menjaga Kekayaan di Tengah Volatilitas Pasar

Advertisement

Ekosistem Pengelolaan Risiko yang Kompleks

Industri pengelolaan aset menggunakan perangkat yang jauh lebih kompleks dibandingkan aplikasi investasi ritel pada umumnya. Ezra menjelaskan bahwa ekosistem ini mencakup kebijakan investasi yang menjaga batasan risiko, platform riset dengan data historis puluhan tahun, hingga mesin simulasi skenario untuk menguji portofolio dalam kondisi ekstrem seperti resesi atau lonjakan suku bunga.

Selain itu, terdapat model risiko kredit untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan serta komite risiko dan dewan investasi yang mengawasi setiap keputusan penting. “Manajer investasi bertugas melindungi kekayaan klien dengan perpaduan sains, pengalaman, dan disiplin yang tidak mudah digantikan mesin atau kemampuan satu individu saja,” ujar Ezra dalam artikel edukasi perusahaan yang dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Data Kelolaan dan Capaian MAMI

Hingga Desember 2025, MAMI mencatatkan total dana kelolaan sebesar Rp 124,3 triliun. Angka tersebut terdiri dari:

  • Dana reksa dana sebesar Rp 63 triliun.
  • Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) sebesar Rp 61 triliun.

Perusahaan saat ini mengelola 37 produk reksa dana, termasuk reksa dana dividen, syariah, dan instrumen offshore. Memasuki tahun 2026, MAMI merayakan 30 tahun kiprahnya di Indonesia dan telah mendampingi lebih dari 2,5 juta investor.

Advertisement

Prinsip Stewardship dan Kepercayaan Publik

Ezra menekankan bahwa manajemen investasi bukan sekadar mengejar imbal hasil, melainkan soal stewardship atau pengelolaan amanah. Peran manajer investasi adalah memberikan arah dan ketenangan bagi investor dalam menyusun strategi jangka panjang di tengah dinamika pasar yang cepat berubah.

Tim investasi MAMI tercatat memiliki pengalaman rata-rata 18 tahun di industri finansial. Dalam konteks industri yang makin terbuka, kepercayaan publik menjadi fondasi utama di mana sains, pengalaman, dan disiplin bertemu untuk menjaga keberlanjutan kekayaan investor.

Informasi lengkap mengenai strategi pengelolaan risiko ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Manulife Aset Manajemen Indonesia yang dirilis pada Februari 2026.

Advertisement