Indonesia secara resmi menyatakan komitmen untuk menghapus pembatasan ekspor sejumlah komoditas industri strategis, termasuk mineral kritis, ke Amerika Serikat. Langkah strategis ini tertuang dalam dokumen Agreement Between the United States of America and the Republic of Indonesia on Reciprocal Trade yang dikutip pada Jumat (20/2/2026).
Penguatan Rantai Pasok Bilateral
Dokumen perjanjian tersebut menempatkan penguatan rantai pasok sebagai agenda utama dalam kerja sama bilateral kedua negara. Berdasarkan Pasal 6.1, Indonesia akan menghilangkan berbagai restriksi ekspor komoditas industri guna memperkuat konektivitas rantai pasok antara Jakarta dan Washington.
Mineral kritis, termasuk logam tanah jarang (rare earth), menjadi fokus utama dalam kesepakatan ini. Hal tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan global untuk mendukung industri teknologi tinggi serta percepatan transisi energi di masa depan.
Peluang Investasi dan Hilirisasi
Pelonggaran ekspor ini diarahkan untuk menjamin pasokan mineral kritis yang aman dan berkelanjutan bagi Amerika Serikat. Selain itu, kebijakan ini diharapkan mampu membuka peluang peningkatan volume perdagangan serta menarik lebih banyak investasi asing ke tanah air.
Pemerintah mendorong kerja sama yang lebih erat dengan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat, terutama pada sektor pertambangan, pengolahan, dan hilirisasi mineral kritis berbasis pertimbangan komersial.
Kepatuhan Regulasi dan Tata Kelola
Meski memberikan kelonggaran, Indonesia tetap menegaskan pentingnya penguatan tata kelola industri dalam negeri. Aktivitas produksi dan pengolahan, termasuk yang dilakukan oleh entitas asing, wajib selaras dengan kuota pertambangan nasional yang telah ditetapkan.
Selain itu, seluruh operasional perusahaan harus mematuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia, meliputi aspek perpajakan, standar lingkungan hidup, hingga regulasi ketenagakerjaan.
Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui dokumen resmi perjanjian perdagangan timbal balik antara Indonesia dan Amerika Serikat yang dirilis pada 20 Februari 2026.
