Finansial

InJourney Pastikan Operasional Soekarno-Hatta Aman di Tengah Gangguan Rute Timur Tengah

Advertisement

Penutupan wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah pada 28 Februari 2026 memicu pembatalan dan penundaan sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Meski demikian, manajemen InJourney memastikan operasional penerbangan, khususnya rute internasional, tetap berlangsung aman dan tertib sesuai prosedur yang berlaku.

Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, menyatakan, “Secara umum operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, khususnya untuk rute internasional, hingga saat ini tetap berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku.” Pernyataan ini dikutip pada Minggu (1/3/2026).

Dampak Penutupan Wilayah Udara pada Rute Penerbangan

Penutupan wilayah udara di beberapa area Timur Tengah secara langsung berdampak pada sejumlah rute penerbangan. Rute tujuan Abu Dhabi, Doha, dan Dubai menjadi yang paling terpengaruh.

Beberapa penerbangan keberangkatan yang terdampak pembatalan antara lain:

  • Etihad Airways EY472 tujuan Abu Dhabi
  • Qatar Airways QR954 tujuan Doha
  • Qatar Airways QR957 tujuan Doha
  • Emirates EK357 tujuan Dubai
  • Etihad Airways EY475 tujuan Abu Dhabi
  • Garuda Indonesia GA900 tujuan Doha
  • Etihad Airways EY473 tujuan Abu Dhabi

Sementara itu, untuk penerbangan kedatangan, Etihad Airways EY472 rute Abu Dhabi–Jakarta dan Qatar Airways QR954 rute Doha–Jakarta tercatat berstatus batal.

Langkah Antisipasi dan Koordinasi Bandara Soekarno-Hatta

Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan pelayanan kepada pengguna jasa berjalan optimal. Koordinasi intensif dilakukan dengan maskapai penerbangan, otoritas bandara, serta instansi terkait lainnya.

Advertisement

Langkah ini bertujuan mengantisipasi berbagai kemungkinan dinamika operasional dan memastikan standar keselamatan, keamanan, serta pelayanan tetap terjaga. Penanganan terhadap penumpang terdampak dilaksanakan sesuai prosedur, termasuk proses pembatalan dokumen perjalanan di area imigrasi serta koordinasi dengan maskapai untuk pengaturan akomodasi dan penjadwalan ulang penerbangan.

InJourney menilai situasi di terminal Bandara Soekarno-Hatta secara umum tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

Imbauan Penting bagi Calon Penumpang

Pihak Bandara Soekarno-Hatta mengimbau para calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menuju rute Timur Tengah untuk secara aktif memantau perkembangan informasi penerbangan. Pemantauan dapat dilakukan melalui kanal resmi masing-masing maskapai atau dengan menghubungi layanan pelanggan maskapai terkait.

Hal ini penting guna memperoleh informasi terkini mengenai status keberangkatan. Manajemen bandara juga terus melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan operasional di seluruh terminal, khususnya pada layanan penerbangan internasional, agar setiap potensi kendala dapat direspons secara cepat dan tepat.

Informasi lengkap mengenai dampak penutupan wilayah udara ini disampaikan melalui pernyataan resmi Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, yang dirilis pada Minggu, 1 Maret 2026.

Advertisement