Finansial

Meutya Hafid Targetkan 12 Juta Talenta Digital pada 2030 Guna Perkuat Adopsi AI di Indonesia

Advertisement

Sebanyak 400 siswi dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti program Amazon Girls’ Tech Day di Karawang dan Bekasi pada 7 Februari 2026. Kegiatan yang memasuki tahun keempat ini bertujuan menyiapkan talenta digital masa depan di tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Program yang digelar Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) ini untuk pertama kalinya memperluas cakupan peserta hingga jenjang SD. Langkah tersebut diambil guna merespons kebutuhan pengenalan teknologi sejak dini bagi generasi muda perempuan.

Peningkatan Target Talenta Digital Nasional

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat ekosistem digital nasional. Awalnya, pemerintah menargetkan pembangunan 9 juta talenta digital pada 2030, namun angka tersebut kini ditingkatkan menjadi 12 juta pada tahun yang sama.

“Di Kementerian Komunikasi dan Digital, target kami pada tahun 2030 adalah membangun 9 juta talenta digital. Angka tersebut masih belum cukup, dan kami akan meningkatkan target menjadi 12 juta pada 2030. Saya percaya kita perlu mendorong perempuan muda untuk menjadi bagian dari talenta digital masa depan kita,” ujar Meutya melalui keterangan pers.

Meutya menambahkan bahwa teknologi merupakan instrumen pemberdayaan yang kuat. Menurutnya, penguasaan teknologi tidak hanya bermanfaat bagi perempuan muda secara individu, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keluarga dan komunitas sekitarnya.

Tantangan Kesenjangan Keterampilan Digital

Percepatan adopsi AI oleh pelaku usaha di Indonesia menjadi latar belakang utama penguatan kompetensi ini. Berdasarkan laporan AWS dan Strand Partners, sekitar 18 juta atau 28 persen pelaku usaha di Indonesia telah mengadopsi AI, dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 47 persen pada 2025.

Meskipun adopsi teknologi meningkat, sebanyak 57 persen bisnis di Indonesia dilaporkan masih menghadapi tantangan kesenjangan keterampilan digital. Kondisi ini menuntut adanya intervensi pendidikan teknologi yang lebih masif sejak usia sekolah.

Adaptasi Program dan Fokus pada Kecerdasan Buatan

Indonesia Regional Manager of Data Center Operations Amazon Web Services (AWS), Winu Adiarto, menjelaskan bahwa perluasan program ke jenjang SD merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi AI yang sangat dinamis. Tujuan utamanya adalah membangun rasa percaya diri siswi dalam mengeksplorasi teknologi.

Advertisement

Dalam kegiatan ini, para peserta mengikuti berbagai lokakarya berbasis proyek. Materi yang diberikan mencakup pengenalan AI, dasar-dasar coding, pengembangan gim, hingga robotika untuk pemula. Hal ini dirancang agar peserta mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Mendorong Partisipasi Perempuan di Sektor Teknologi

Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, menekankan pentingnya mematahkan stereotip gender di sektor teknologi. Selama ini, bidang seperti AI dan gaming sering kali dianggap sebagai ranah laki-laki.

Senada dengan hal tersebut, VP Data & AI Mekari, Cecilia Astrid Maharani, mengungkapkan bahwa partisipasi perempuan di sektor teknologi masih sangat terbatas. Saat ini, kurang dari 5 persen perempuan menjadikan teknologi sebagai pilihan karier utama mereka, padahal keberagaman perspektif sangat dibutuhkan untuk inovasi.

Riris Marpaung, CEO GameChanger Studio, menambahkan bahwa sektor gim kini telah berkembang menjadi sarana pengembangan keterampilan pribadi seperti komunikasi dan kepemimpinan. Sementara itu, Kepala Sekolah PKBM Baitul Hasanah Cikarang, Abdullah Mukhlis, mengapresiasi kegiatan ini karena membuka akses bagi siswi dengan keterbatasan fasilitas untuk mempelajari teknologi canggih.

Informasi lengkap mengenai inisiatif pengembangan talenta digital ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital serta Amazon Web Services yang dirilis pada Februari 2026.

Advertisement