Finansial

MSIG Life Catat Pembayaran Klaim Rp 1,07 Triliun Sepanjang 2025, Perkuat Ketahanan Finansial Keluarga

Advertisement

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) mengumumkan telah membayarkan klaim kesehatan dan santunan meninggal dunia senilai total Rp 1,07 triliun sepanjang tahun 2025. Pembayaran ini menegaskan komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan finansial bagi nasabah di tengah berbagai risiko.

Komitmen Perlindungan dan Kekuatan Finansial Perusahaan

Director and Chief Transformation Officer MSIG Life, Ken Terada, menyampaikan bahwa pembayaran klaim adalah wujud nyata komitmen perlindungan perusahaan. “Menjaga ketahanan finansial keluarga hanya dapat dilakukan secara konsisten jika ditopang oleh kondisi keuangan perusahaan yang sehat dan kuat. Itulah yang terus kami jaga agar perlindungan dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” kata Ken dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).

Ken menambahkan, kekuatan tersebut tercermin dari tingkat Risk-Based Capital (RBC) MSIG Life sebesar 1.381 persen per akhir 2025. Angka ini jauh melampaui ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen.

Sebagai bagian dari MS&AD Insurance Group Jepang, MSIG Life menerapkan standar pengelolaan risiko global. Hal ini menjaga disiplin tata kelola dan memastikan kemampuan perusahaan memenuhi kewajibannya dalam jangka panjang.

“Setiap klaim yang kami bayarkan mewakili satu keluarga yang sedang menghadapi fase penting dalam hidup mereka baik saat menjalani perawatan kesehatan maupun ketika kehilangan pencari nafkah,” imbuh Ken. Ia menegaskan, tugas perusahaan adalah memastikan perlindungan benar-benar hadir, sehingga keluarga tetap memiliki ketahanan finansial dan dapat melangkah ke depan dengan lebih percaya diri.

Advertisement

Dampak Lonjakan Biaya Medis dan Peran Asuransi

Pembayaran klaim tersebut berlangsung di tengah lonjakan biaya medis yang signifikan. Laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits mencatat medical trend rate Indonesia mencapai 17,9 persen pada 2025 dan diproyeksikan berada di 17,8 persen pada 2026.

Angka ini jauh melampaui proyeksi inflasi umum nasional yang berada dalam kisaran 1,5–3,5 persen pada 2025–2026 sesuai target Bank Indonesia. Perbedaan yang tajam ini meningkatkan tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya perlindungan asuransi sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga. Asuransi berperan vital dalam menjaga stabilitas finansial di tengah ketidakpastian biaya kesehatan.

Informasi lengkap mengenai pembayaran klaim dan kinerja keuangan ini disampaikan melalui pernyataan resmi MSIG Life yang dirilis pada Kamis, 26 Februari 2026.

Advertisement