Sepak Bola

Presiden AFA Claudio Tapia Terjerat Kasus Pajak, Terancam Absen di Laga Finalissima Argentina vs Spanyol

Advertisement

Presiden Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA), Claudio Tapia, resmi dilarang meninggalkan negara oleh pengadilan setempat pada Kamis (19/2/2026). Langkah hukum ini diambil setelah Tapia terseret dalam dugaan kasus penggelapan pajak dan penyalahgunaan dana jaminan sosial.

Detail Kasus dan Larangan Bepergian

Pria berusia 56 tahun tersebut dijadwalkan memberikan kesaksian di hadapan pengadilan pada 5 Maret 2026. Berdasarkan laporan Buenos Aires Times, penyelidikan ini dipicu oleh pengaduan dari Badan Pengumpul dan Kontrol Pajak Argentina (ARCA).

Tapia dituduh gagal menyetorkan iuran jaminan sosial sebesar 19 miliar peso sepanjang tahun 2024 hingga 2025. Otoritas berwenang tengah mendalami apakah AFA secara ilegal menahan kontribusi pensiun pemain dan karyawan, serta menunggak pajak pada periode Maret 2024 hingga September 2025.

Pejabat AFA Lain yang Terlibat

Hakim menyatakan terdapat alasan yang cukup untuk mencurigai keterlibatan sejumlah individu dalam peristiwa yang sedang diinvestigasi. Selain Tapia, terdapat empat pejabat teras AFA lainnya yang juga dilarang meninggalkan Argentina dan dipanggil untuk bersaksi, yaitu:

  • Pablo Toviggino (Bendahara)
  • Cristian Malaspina (Sekretaris Jenderal)
  • Gustavo Lorenzo (Direktur Jenderal)
  • Victor Blanco

Potensi Absen di Finalissima

Larangan bepergian ini mengancam kehadiran Tapia dalam laga Finalissima antara Timnas Argentina melawan Spanyol. Pertandingan bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret 2026 di Qatar.

Advertisement

Selain kasus pajak, AFA juga sedang menghadapi penyelidikan terkait dugaan pencucian uang dalam kasus berbeda. Sebelumnya, markas besar AFA di Buenos Aires telah digerebek kepolisian pada Desember 2025.

Pihak AFA membantah seluruh tuduhan dan mengklaim sebagai korban kampanye fitnah. Mereka menuding laporan ini diinisiasi oleh seorang pengusaha dengan sepengetahuan pemerintahan Presiden Argentina, Javier Milei.

Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi otoritas hukum Argentina dan laporan media lokal yang dirilis pada Februari 2026.

Advertisement