Tottenham Hotspur menghadapi tantangan besar setelah sponsor utama mereka dilaporkan berencana mengakhiri kerja sama pada akhir musim 2025/2026. Langkah ini menambah beban klub yang baru saja melakukan pergantian manajer di tengah ancaman degradasi dari kasta tertinggi Liga Inggris.
Rencana Pengunduran Diri Sponsor Utama
Berdasarkan laporan The Telegraph, sponsor utama Tottenham Hotspur akan meninggalkan klub terlepas dari posisi akhir mereka di klasemen Premier League musim ini. Identitas perusahaan tersebut masih dirahasiakan karena adanya klausul kerahasiaan dalam kontrak, namun klub diprediksi akan kehilangan pendapatan hingga puluhan juta Poundsterling.
Keputusan ini dikabarkan tidak hanya melibatkan satu pihak. Terdapat indikasi bahwa beberapa sponsor pendukung lainnya juga tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri kemitraan mereka dengan klub London Utara tersebut dalam waktu dekat.
Faktor Penyebab Kekecewaan Sponsor
Sumber internal menyebutkan bahwa pihak sponsor merasa kecewa dengan kinerja klub selama dua musim terakhir yang dinilai tidak stabil. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi:
- Kegagalan klub untuk bersaing di papan atas klasemen secara konsisten.
- Suasana ruang ganti tim yang dilaporkan tidak kondusif bagi para pemain.
- Kekosongan kepemimpinan yang terjadi setelah kepergian Daniel Levy selaku pemilik klub.
Kondisi Tim dan Klasemen Terkini
Saat ini, Tottenham Hotspur berada di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 29 poin dari 26 pertandingan. Klub hanya terpaut lima poin dari West Ham United yang berada di zona degradasi peringkat ke-18. Kondisi ini memaksa manajemen untuk melakukan langkah drastis di sektor kepelatihan.
Manajemen resmi memecat manajer Thomas Frank dan menunjuk Igor Tudor sebagai pengganti. Tudor telah menandatangani kontrak untuk memimpin skuad The Lilywhites hingga akhir musim ini dengan target utama menjauhkan tim dari zona merah.
Informasi mengenai dinamika internal dan komersial klub ini disampaikan berdasarkan laporan investigasi The Telegraph yang dirilis pada Februari 2026.
