Sepak Bola

Pertemuan Inter Miami dan Donald Trump di Gedung Putih, Mascherano Soroti Agenda Tak Sesuai

Advertisement

Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, mengungkapkan bahwa agenda pertemuan timnya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada Kamis (5/3/2026) tidak sepenuhnya sesuai dengan kesepakatan awal. Mascherano menyebut timnya ‘ditipu’ karena diskusi yang terjadi melenceng dari topik sepak bola.

Kunjungan Juara MLS ke Gedung Putih

Inter Miami diundang ke Gedung Putih untuk merayakan pencapaian bersejarah mereka meraih gelar juara MLS Cup. Pertemuan ini telah dijadwalkan sekitar dua bulan sebelumnya, jauh sebelum operasi tempur besar-besaran AS dan Israel di Iran dimulai.

Dalam kesempatan tersebut, kapten Timnas Argentina Lionel Messi hadir bersama salah satu pemilik klub Inter Miami CF, Jorge Mas, serta pelatih kepala Javier Mascherano. Mereka bertemu langsung dengan Presiden Donald Trump dalam sebuah seremoni di Ruang Timur Gedung Putih.

Sebagai bentuk penghormatan, Messi menyerahkan hadiah berupa bola sepak berwarna merah muda khas Miami yang telah ditandatangani kepada Presiden Trump. Selain itu, Trump juga menerima jersey resmi klub serta sebuah jam tangan eksklusif dari manajemen tim.

Pernyataan Donald Trump untuk Lionel Messi

Selama pertemuan, Donald Trump sempat berbicara langsung dengan Lionel Messi. Ia bahkan mengatakan bahwa La Pulga ‘mungkin lebih baik daripada Pele’.

Mengutip dari Sport Bible, Trump juga menyatakan bahwa putranya, Barron, adalah ‘penggemar berat’ Messi, meskipun juga mengagumi Cristiano Ronaldo. “Dia menganggapmu sebagai orang yang hebat,” kata Trump kepada Messi. “Dia adalah penggemar beratmu, sekaligus seorang pria sejati bernama Ronaldo.”

Trump menambahkan, “Cristiano hebat. Beberapa juara besar, beberapa atlet hebat di olahraga itu.”

Advertisement

Agenda Tak Terduga dalam Pertemuan

Javier Mascherano dalam sesi konferensi pers pada Jumat (6/3/2026) mengatakan bahwa semula timnya diberi tahu mereka ‘hanya akan berbicara tentang sepak bola’ sebelum pertemuan di Gedung Putih. Namun, kenyataannya berbeda.

Saat tiba di Gedung Putih, skuad Inter Miami mendengarkan di atas panggung ketika Trump memberikan informasi terbaru tentang serangan AS dan Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran. Selain itu, Trump juga membahas klaimnya yang tidak berdasar mengenai pemilihan presiden 2020 yang ‘dicurangi dan dicuri’.

Trump juga sempat menoleh ke Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan memberikan pernyataan yang tampaknya memintanya untuk bersiap menghadapi perang melawan Kuba. Di luar politik dan keamanan, Trump juga membahas pasar saham Dow Jones, situasi politik di Venezuela, dan ikon bisbol Alex Rodriguez.

Kronologi dan Kepatuhan Protokol

Mascherano menegaskan bahwa timnya mematuhi semua protokol selama kunjungan tersebut. “Kami mematuhi protokol yang merupakan tradisi untuk datang ke Gedung Putih sebagai tim juara. Ini sudah direncanakan sejak lama untuk minggu di mana kami akan bermain di sini, di Washington,” jelasnya melalui Miami Herald.

Ia menambahkan, “Kami berada di sana beberapa jam, sempat melihat sedikit Gedung Putih, tidak banyak, hanya apa yang bisa kami lihat. Kontak dengan Presiden Trump hanyalah apa yang terlihat di TV, tidak lebih dari itu.”

Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan Javier Mascherano yang dirilis pada Jumat (6/3/2026) setelah pertemuan di Gedung Putih.

Advertisement