Inter Milan memiliki peluang signifikan untuk menciptakan gol melalui situasi bola mati saat menghadapi rival sekota, AC Milan, dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026. Pertandingan pekan ke-28 ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (8/3/2026) di Stadion San Siro atau Senin (9/3/2026) dini hari WIB pukul 02.45 WIB.
Statistik menunjukkan bahwa Nerazzurri memiliki keunggulan dalam skema set-piece yang bisa menjadi penentu dalam laga Derby Della Madonnina ini.
Keunggulan Statistik Inter Milan dari Bola Mati
Dilansir dari Football Italia, Inter Milan tercatat sangat efektif dalam memanfaatkan skema bola mati. Dari total 64 gol yang dicetak di Liga Italia musim ini, sebanyak 21 gol di antaranya berasal dari situasi set-piece.
Lebih lanjut, 15 dari 21 gol tersebut tercipta melalui skema tendangan sudut, menjadikannya senjata mematikan bagi Inter Milan. Efektivitas Inter dalam skema bola mati ini hanya dapat diungguli oleh Arsenal di antara lima liga top Eropa.
Di sisi lain, kekuatan Inter ini menjadi kelemahan yang harus diwaspadai oleh AC Milan. Tim asuhan Massimiliano Allegri telah kebobolan 20 gol dari 27 pertandingan di Liga Italia, dengan 10 di antaranya berasal dari skema bola mati. Lima dari sepuluh gol tersebut bahkan bersumber dari tendangan sudut.
Selain itu, Inter Milan juga berambisi untuk menajamkan rekor kemenangan tandang di Liga Italia menjadi 10 kali berturut-turut jika berhasil menaklukkan AC Milan. Rekor serupa terakhir kali dicapai oleh Inter pada tahun 2007.
Suntikan tenaga juga akan hadir bagi Inter dengan kembalinya Hakan Calhanoglu. Calhanoglu dikenal sebagai pemain kunci yang mampu mengontrol lini tengah Inter, menambah kekuatan tim dalam laga krusial ini.
Pernyataan Pelatih Cristian Chivu
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyatakan kewaspadaannya terhadap kualitas individu para pemain AC Milan. Ia menekankan pentingnya performa terbaik dari timnya.
“Milan memiliki pemain-pemain individu terbaik, tetapi kami harus menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri,” ujar Chivu.
Chivu juga mengharapkan konsistensi dari timnya. “Saya mengharapkan konsistensi dalam semua hal baik yang telah kami lakukan sejauh ini, dan cara kami bereaksi terhadap beberapa kekalahan dan kekecewaan, seperti Bodo,” imbuhnya.
Informasi lengkap mengenai persiapan kedua tim dan statistik pertandingan ini disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga yang dirilis menjelang pertandingan.
