Indeks Kepercayaan Konsumen Amerika Serikat menunjukkan peningkatan signifikan pada Februari 2026, menurut laporan terbaru dari The Conference Board. Indeks tersebut naik 2,2 poin menjadi 91,2, didukung oleh meredanya ekspektasi pesimistis konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan.
Angka ini merevisi naik indeks Januari menjadi 89,0, menandakan adanya pergeseran sentimen positif di tengah berbagai tekanan ekonomi. Kenaikan ini terutama ditopang oleh perbaikan ekspektasi konsumen terhadap masa depan.
Indeks Kepercayaan Konsumen AS Menguat
The Conference Board melaporkan bahwa Indeks Ekspektasi melonjak 4,8 poin mencapai 72,0. Sementara itu, Indeks Situasi Saat Ini justru mengalami penurunan 1,8 poin menjadi 120,0, menunjukkan bahwa pandangan terhadap kondisi ekonomi saat ini masih cenderung hati-hati.
Kepala Ekonom The Conference Board, Dana M Peterson, menjelaskan, “Kepercayaan meningkat pada bulan Februari setelah menurun pada bulan Januari, karena ekspektasi pesimistis konsumen terhadap masa depan sedikit mereda.” Peterson menambahkan bahwa empat dari lima komponen Indeks menguat, meskipun masih jauh di bawah puncak empat tahun yang tercapai pada November 2024 (112,8).
Persepsi Pasar Tenaga Kerja dan Kondisi Bisnis
Penilaian terhadap kondisi bisnis saat ini menunjukkan pelemahan, dengan selisih bersih pandangan yang turun menjadi plus 0,7 persen. Namun, persepsi pasar tenaga kerja sedikit membaik, di mana selisih antara responden yang menilai pekerjaan berlimpah dan sulit didapatkan naik 0,6 poin persentase menjadi plus 7,4 persen.
Ekspektasi konsumen untuk enam bulan ke depan juga menunjukkan perbaikan terbatas. Responden yang memperkirakan kondisi bisnis membaik naik menjadi 17,6 persen dari 16,5 persen, sementara yang memperkirakan memburuk turun menjadi 21,0 persen dari 23,7 persen. Dari sisi lapangan kerja, 15,7 persen responden memperkirakan pekerjaan akan bertambah, dan 26,1 persen memperkirakan pekerjaan berkurang.
Harapan terhadap pendapatan juga membaik tipis, dengan 17,3 persen responden memperkirakan pendapatan meningkat. Responden yang memperkirakan pendapatan turun berkurang menjadi 12,3 persen dari 12,7 persen.
Dinamika Demografi dan Sentimen Negatif
Secara demografi, konsumen berusia di bawah 35 tahun tetap menjadi kelompok paling optimistis, sementara kepercayaan kelompok usia 35 tahun ke atas menurun. Optimisme juga meningkat pada Generasi Z, namun melemah pada generasi lainnya.
Menariknya, rata-rata kepercayaan enam bulan terus menurun pada sebagian besar kelompok pendapatan. Berdasarkan afiliasi politik, kepercayaan pemilih Partai Republik dan independen pulih setelah turun pada Januari, namun pemilih Partai Demokrat tercatat kurang optimistis.
Peterson menyoroti bahwa sentimen negatif masih mendominasi komentar responden. “Komentar tentang harga, inflasi, dan biaya barang tetap menjadi perhatian utama konsumen. Penyebutan perdagangan dan politik juga meningkat pada bulan Februari,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penyebutan pasar tenaga kerja sedikit menurun, sementara pengamatan tentang imigrasi sedikit meningkat.
Ekspektasi inflasi untuk 12 bulan ke depan relatif tidak berubah dan tetap tinggi, dengan konsumen menilai suku bunga akan bertahan pada level tinggi. Mayoritas masih memperkirakan harga saham lebih tinggi dalam 12 bulan, meskipun persentasenya menurun tipis.
Perubahan Pola Belanja Konsumen
Penilaian terhadap kondisi keuangan keluarga saat ini melemah setelah melonjak pada Januari, dan ekspektasi kondisi keuangan keluarga ke depan juga kurang optimistis. Meskipun demikian, responden yang menilai resesi sangat mungkin terjadi dalam 12 bulan turun, sementara yang menilai tidak mungkin meningkat.
Rencana pembelian barang mahal dalam enam bulan ke depan meningkat, dengan mobil bekas, furnitur, televisi, dan ponsel pintar menjadi barang paling diminati. Minat membeli mobil naik, dengan preferensi pada mobil bekas, sementara minat membeli mobil baru tidak berubah.
Rencana pembelian rumah stagnan pada Februari, namun tren enam bulan masih menurun. Minat membeli furnitur, televisi, mesin pencuci piring, dan kompor naik tipis, sementara minat membeli lemari es dan mesin cuci menurun. Tren pembelian ponsel pintar terus meningkat dalam rata-rata enam bulan.
Pengeluaran untuk jasa dalam enam bulan ke depan melemah tipis, tetapi masih kuat. Konsumen mengalokasikan dana untuk kebutuhan rutin dan hiburan berbiaya rendah, sementara aktivitas mahal dan bersifat opsional mulai dihindari. Kategori restoran, bar, dan makanan siap saji tetap menjadi pengeluaran utama dan naik 0,1 persen pada Februari.
Niat belanja untuk layanan streaming, internet dan seluler, kecantikan, serta hotel atau motel untuk perjalanan pribadi menurun. Rencana liburan enam bulan ke depan juga turun, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional.
Informasi lengkap mengenai Indeks Kepercayaan Konsumen ini disampaikan melalui survei bulanan The Conference Board yang dilakukan bekerja sama dengan perusahaan riset Toluna, dengan batas akhir pengumpulan data untuk edisi Februari jatuh pada 17 Februari 2026.
