Sepak Bola

AC Milan Akhirnya Tumbang: Parma Hentikan Rekor 24 Laga Tak Terkalahkan Rossoneri di Serie A

Advertisement

Laju tak terkalahkan AC Milan di Serie A harus terhenti setelah ditaklukkan Parma dengan skor tipis 0-1. Pertandingan yang digelar di San Siro pada Senin, 23 Februari 2026 dini hari WIB tersebut menjadi kekalahan pertama Rossoneri setelah 24 laga tanpa henti.

Kekalahan Mengejutkan di San Siro

AC Milan gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas yang tercipta sepanjang pertandingan. Salah satu kesempatan terbaik datang dari sepakan Rafael Leao yang sayangnya hanya membentur tiang gawang Parma.

Gawang Milan akhirnya bobol oleh gol Mariano Troilo. Gol tersebut sempat dianulir oleh wasit, namun kemudian disahkan setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR).

Rekor Tak Terkalahkan Rossoneri Terhenti

Hasil minor ini memutus rekor impresif AC Milan di Serie A. Setelah menelan kekalahan pada pekan perdana, pasukan Massimiliano Allegri berhasil mencatatkan 15 kemenangan dan sembilan hasil seri dalam 24 pertandingan berikutnya.

Asisten pelatih Milan, Marco Landucci, mengungkapkan kekecewaannya. “Kami jelas tidak senang. Parma main bagus banget dan bolanya buat kami tidak mau masuk malam ini,” ujar Landucci kepada Sky Sport Italia.

Sorotan dari Kubu AC Milan

Landucci menambahkan bahwa timnya menargetkan tiga poin dari laga tersebut. “Kami maunya dapat tiga poin, jadi tentu saja kami kecewa, tapi kami akan jalan lagi mulai Selasa,” tegasnya.

Advertisement

Ia juga menyoroti tingkat kesulitan kompetisi Liga Italia. “Saya kira Serie A adalah liga yang paling sulit di dunia, karena sangat seimbang, dan setiap pertandingan ada ancaman tersembunyi,” ucap Landucci.

Rentetan Cedera dan ‘Malam Apes’

AC Milan juga menghadapi kendala cedera pemain dalam pertandingan ini. Ruben Loftus-Cheek harus ditarik keluar pada menit ke-11 setelah mengalami benturan keras.

Landucci menyebutkan bahwa timnya tidak dinaungi keberuntungan. “Ada pertandingan yang tidak berjalan sesuai harapan Anda. Hari ini, Gabbia cedera saat pemanasan dan kami terpaksa melakukan perubahan di detik terakhir, kemudian Loftus-Cheek terluka di awal pertandingan dan mengalami benturan yang cukup keras. Ini malam yang sedikit apes,” katanya.

Informasi lengkap mengenai pertandingan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Marco Landucci kepada Sky Sport Italia setelah pertandingan.

Advertisement