Sepak Bola

Adelio Candido Beberkan Penyebab Ruben Amorim Gagal di Manchester United: Ide Tak Sepenuhnya Diterapkan

Advertisement

Penyebab kegagalan Ruben Amorim dalam menahkodai Manchester United akhirnya terkuak. Mantan asisten pelatihnya, Adelio Candido, membeberkan bahwa resistensi dari para pemain menjadi faktor utama di balik keputusan klub mengakhiri kerja sama pada awal Januari 2026 lalu. Amorim yang didatangkan dengan ekspektasi tinggi pada November 2024, hanya bertahan selama 14 bulan di Old Trafford.

Ekspektasi Tinggi dan Investasi Besar

Ruben Amorim tiba di Old Trafford pada November 2024 dengan harapan besar. Manajemen Setan Merah bahkan rela menggelontorkan dana hingga 10 juta euro atau sekitar Rp170 miliar untuk menebus klausul rilisnya dari Sporting CP. Sosoknya dipandang sebagai salah satu pelatih muda paling berbakat di Eropa, diharapkan mampu menjadi juru selamat menggantikan Erik ten Hag.

Kendala Taktik dan Pengakuan Mantan Asisten

Selama 14 bulan menahkodai Manchester United, Amorim berupaya menanamkan filosofi permainan dengan skema tiga bek sejajar. Namun, transformasi taktik tersebut tidak berjalan mulus di lapangan, memicu berbagai kritik tajam dari pengamat dan legenda klub seiring performa tim yang merosot.

Mantan asisten pelatih, Adelio Candido, akhirnya buka suara mengenai apa yang sebenarnya terjadi di internal tim. Berbicara kepada media Portugal, A Bola, Candido mengisyaratkan bahwa para pemain tidak sepenuhnya menjalankan instruksi dari tim pelatih.

“Pengalaman selalu merupakan pengalaman, baik hasilnya baik maupun buruk, kami selalu mendapatkan pelajaran darinya,” ucap Candido.

“Di Manchester, saya benar-benar menyukai kota ini dan cara para penggemar menikmati sepak bola, lebih fokus pada proyek daripada hasil yang segera.”

Advertisement

“Yang paling tidak saya sukai adalah, tanpa ragu, perasaan bahwa ide-ide kami tidak sepenuhnya diterapkan,” lanjutnya.

Catatan Buruk dan Era Baru di Bawah Carrick

Ketidakmampuan skuad untuk menerapkan ide-ide Ruben Amorim berdampak langsung pada statistik pertandingan. Dari 63 laga yang dipimpinnya, Amorim hanya mampu mempersembahkan 25 kemenangan. Puncaknya, klub terpuruk di peringkat ke-15 klasemen Liga Inggris musim 2024-2025 dengan raihan 42 poin, sebuah catatan yang sangat kontras dengan nilai investasi yang telah dikeluarkan.

Setelah pemecatan Amorim, kendali tim kini beralih ke tangan Michael Carrick yang menjabat sebagai pelatih interim. Di bawah arahan Carrick, Manchester United berusaha memulihkan mentalitas pemain dan kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026 dengan 51 poin.

Informasi lengkap mengenai penyebab kegagalan Ruben Amorim di Manchester United ini disampaikan melalui pernyataan Adelio Candido kepada media Portugal, A Bola.

Advertisement