Islami

Al-Qur’an Ingatkan Esensi Puasa di Tengah Gempuran Takjil Viral Ramadhan 2026: Bukan Sekadar Lapar

Advertisement

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana sore di bulan Ramadhan selalu menghadirkan cerita tersendiri. Ramadhan 2026 ini, deretan pedagang di pinggir jalan hingga gerai modern dipadati pembeli yang berburu takjil viral, menandai pergeseran selera dari pilihan tradisional seperti kolak dan kurma.

Fenomena takjil viral ini menunjukkan bahwa tradisi dan kreativitas bisa berjalan beriringan. Namun, hakikat puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183: Yā ayyuhal-lażīna āmanū kutiba ‘alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alal-lażīna min qablikum la‘allakum tattaqūn. Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Pergeseran Selera Takjil: Dari Tradisional ke Viral

Dinamika kuliner Ramadhan menunjukkan adaptasi yang signifikan. Dalam buku Sejarah Kuliner Nusantara karya Fadly Rahman, disebutkan bahwa makanan selalu mengalami adaptasi sesuai konteks sosial dan budaya. Ramadhan menjadi momen ketika kreativitas kuliner bertemu dengan kebutuhan pasar musiman.

Hal senada dijelaskan dalam Pengantar Ilmu Gastronomi karya I Wayan Sudiarta, bahwa tren makanan sangat dipengaruhi oleh media sosial dan preferensi generasi muda. Takjil pun ikut berevolusi, mengikuti selera generasi digital yang mencari pengalaman baru.

Deretan Takjil Viral Ramadhan 2026 yang Menggoda Selera

Cireng Isi Ayam Suwir Pedas

Cireng (aci digoreng) bukan pemain baru, tetapi inovasi isi ayam suwir pedas membuatnya naik kelas. Bagian luar yang renyah berpadu dengan isian gurih pedas menciptakan sensasi “meledak” saat digigit. Menu ini laris karena praktis, mengenyangkan, dan mudah dijual dalam kemasan ekonomis.

Cimol Bojot Isi Mozzarella

Cimol yang biasanya polos kini hadir dengan isian keju mozzarella. Saat digigit, keju meleleh dan menciptakan efek “cheese pull” yang sering viral di media sosial. Fenomena ini menunjukkan bagaimana visual makanan berperan penting dalam menarik pembeli, terutama generasi digital.

Pancong Lumer

Kue pancong tradisional kini tampil modern dengan topping cokelat lumer, matcha, hingga tiramisu. Perpaduan rasa klasik dan sentuhan kekinian menjadikannya favorit baru. Dalam Ensiklopedia Jajanan Pasar Indonesia terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, disebutkan bahwa kue berbasis kelapa seperti pancong memiliki sejarah panjang dalam budaya Betawi. Inovasi topping membuatnya tetap relevan.

Mochi Strawberry dan Dessert Box

Mochi berisi krim strawberry dan potongan buah segar menjadi pilihan takjil manis yang ringan. Begitu pula dessert box dalam berbagai rasa seperti tiramisu dan red velvet. Teksturnya lembut, tampilannya estetik, dan mudah dibagikan sebagai hampers Ramadhan.

Advertisement

Donat Susu dan Roti Viral

Donat susu dengan taburan gula halus atau isian cokelat pistachio menjadi primadona baru. Tren pistachio global yang sempat viral turut meramaikan takjil Ramadhan. Dalam buku Food Trend and Culinary Innovation karya Raymond S. Noer, dijelaskan bahwa adaptasi rasa internasional ke dalam produk lokal menjadi strategi efektif menarik konsumen muda.

Risol Mayo dan Dimsum Mentai

Risol mayo dengan isian telur dan smoked beef tetap menjadi favorit. Sementara dimsum mentai menawarkan rasa gurih pedas yang kuat. Menu ini banyak dijual di bazar Ramadhan dan kerap sold out sebelum azan Maghrib berkumandang.

Minuman Kekinian dan Es Kopi Susu

Takjil modern tak lengkap tanpa minuman viral. Boba, milk tea, hingga es kopi susu menjadi pilihan populer. Dalam Ilmu Pangan dan Gizi karya Sediaoetama, dijelaskan bahwa tubuh membutuhkan asupan cairan dan gula sederhana saat berbuka untuk memulihkan energi. Namun, konsumsi tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan.

Menjaga Esensi Ibadah di Tengah Tren Kuliner Ramadhan

Meski tren terus berubah, esensi Ramadhan tetap sama. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185: Syahru Ramaḍānal-lażī unzila fīhil-Qur’ān. Artinya: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.”

Artinya, berburu takjil boleh saja menjadi bagian dari tradisi, tetapi jangan sampai melupakan makna puasa sebagai latihan pengendalian diri. Takjil viral Ramadhan 2026 menunjukkan bahwa tradisi tidak pernah statis. Ia tumbuh mengikuti zaman, memadukan rasa lama dan sentuhan baru. Kolak dan kurma tetap punya tempat istimewa. Namun cireng isi pedas, mochi strawberry, hingga pancong lumer menjadi bukti bahwa Ramadhan selalu menghadirkan kejutan.

Informasi mengenai tren takjil viral ini dikumpulkan dari berbagai sumber kuliner dan kajian keagamaan yang relevan dengan dinamika Ramadhan 2026.

Advertisement