Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus menelan pil pahit setelah langkahnya terhenti di babak perempat final All England 2026. Ia dikalahkan oleh pebulu tangkis tunggal putri peringkat satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young, dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena pada Jumat (6/3/2026).
Laga yang berakhir dengan skor 21-11 dan 21-14 ini sekaligus menggagalkan upaya Putri KW untuk membalas kekalahan sebelumnya dari An Se-young, yang kerap dijuluki ‘bocah ajaib’ dari Korea Selatan.
Dominasi An Se-young Sepanjang Laga
Pertandingan dimulai dengan Putri KW yang sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal gim pertama. Ia berhasil unggul 3-1 dan kemudian 6-5 atas An Se-young.
Namun, An Se-young, yang merupakan peringkat pertama di ranking BWF, dengan cepat membalikkan keadaan. Ia meraih enam poin beruntun untuk menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-6. Setelah interval, dominasi An Se-young semakin terlihat dengan tambahan lima poin beruntun, mengubah kedudukan menjadi 16-6.
An Se-young yang tampil prima dengan bola-bola sulit berhasil mengunci gim pertama dengan skor 21-11. Pada gim kedua, An Se-young kembali menunjukkan kelasnya dengan memimpin 7-2. Putri KW yang terbawa irama permainan lawan tidak mampu berbuat banyak dan menyerah 5-11 di interval gim kedua.
Selepas interval, An Se-young mampu mempertahankan keunggulannya, membuat Putri Kusuma Wardani tertinggal jauh 8-18. An Se-young kemudian mengunci gim kedua dengan kemenangan 21-14, memastikan tiketnya ke babak semifinal.
Putri KW Akui Perlu Benahi Kekurangan
Usai pertandingan, Putri Kusuma Wardani mengakui bahwa ia masih memiliki banyak aspek yang harus diperbaiki, terutama saat menghadapi pemain-pemain top dunia.
“Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kalau untuk melawan top 4 karena menurut saya benar-benar yang masih belum bisa dilewati adalah mereka di empat besar,” ujar Putri KW, seperti dikutip dari rilis PBSI.
Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi dan kekuatan mental di lapangan. “Tadi benar-benar dari konsistensi sama berpikir di lapangannya harus benar-benar kuat dan saya belum berhasil melakukannya. Jadi bisa kayak 2-3 poin lalu hilang banyak banget,” imbuhnya.
Meski kalah, Putri Kusuma Wardani menilai perempat final All England 2026 ini memberikan pengalaman berharga yang dapat ia terapkan di pertandingan mendatang. “Pengalaman sangat baik sampai di perempatfinal All England ini. Saya belajar banyak dari pemain nomor satu dunia bagaimana penerapan cara berpikir dan konsisten di lapangannya,” kata Putri KW.
Ia menambahkan, “Cara bermainnya tidak hanya mematikan lawan tapi juga bisa membuat lawan mati sendiri.”
Di babak semifinal All England 2026, An Se-young dijadwalkan akan menghadapi andalan China, Chen Yu Fei.
Informasi lengkap mengenai hasil pertandingan ini disampaikan melalui pernyataan resmi PBSI yang dirilis pada Jumat, 6 Maret 2026.
