Real Madrid bersiap melakoni laga tandang ke markas Benfica dalam babak playoff Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (18/2) dini hari WIB. Menjelang pertandingan krusial tersebut, pelatih Los Blancos, Alvaro Arbeloa, menegaskan bahwa timnya tidak akan menerapkan strategi bertahan demi mengamankan hasil imbang.
Misi Balas Dendam dan Modal Kemenangan
Pertemuan di Stadion Da Luz ini merupakan laga ulangan dari fase terakhir Liga Champions pada akhir Januari silam. Saat itu, Benfica yang dijuluki As Aguias berhasil menumbangkan Real Madrid dengan skor 4-2, meski sempat tertinggal lebih dulu di awal laga.
Real Madrid datang ke Portugal dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Real Sociedad di kompetisi domestik. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Los Merengues untuk mencari hasil positif sebelum menjamu Benfica di leg kedua sepekan kemudian.
Pernyataan Resmi Alvaro Arbeloa
Pelatih Alvaro Arbeloa menyampaikan kesiapan timnya dalam menghadapi atmosfer tekanan di markas lawan. Ia menekankan pentingnya meraih kemenangan demi mempermudah langkah tim menuju babak 16 besar.
“Saya harap sejarah tidak terulang. Kami bersiap untuk pertandingan yang menyulitkan, baik dari sisi lawan, atmosfer, maupun tantangan yang menunggu kami pada hari Selasa,” ujar Arbeloa melalui laman resmi klub.
Arbeloa juga menambahkan bahwa duel ini akan berlangsung selama 180 menit, sehingga performa di leg pertama sangat menentukan. Ia menginstruksikan para pemainnya untuk tampil menyerang sejak awal pertandingan tanpa memikirkan hasil seri.
“Kami tidak boleh menerima sekadar hasil; kami harus keluar untuk memenangi pertandingan itu. Kejadian sebelumnya masih segar dalam ingatan, jadi kami tahu seberapa rumitnya pertandingan nanti,” tegasnya.
Informasi mengenai persiapan Real Madrid menjelang laga kontra Benfica ini bersumber dari pernyataan resmi klub yang dirilis pada Minggu (15/2).
