Sepak Bola

Alvaro Arbeloa Tegaskan Real Madrid Tak Akan Menyerah Kejar Gelar LaLiga Meski Kalah dari Getafe

Advertisement

Real Madrid harus mengakui keunggulan Getafe setelah takluk 0-1 dalam laga pekan ke-26 Liga Spanyol 2025-2026 di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi skuad asuhan Alvaro Arbeloa, sekaligus membuat jarak poin dengan pemuncak klasemen, Barcelona, semakin melebar.

Kekalahan Beruntun dan Jarak Poin

Gol tunggal Martin Satriano pada menit ke-39 menjadi penentu hasil pertandingan Real Madrid vs Getafe. Hasil minor ini melanjutkan tren negatif Los Blancos yang sebelumnya juga tumbang saat bertamu ke markas Osasuna.

Dengan kekalahan ini, perolehan poin Real Madrid tertahan di angka 60. Mereka kini berselisih empat poin dengan Barcelona yang kokoh di peringkat teratas klasemen Liga Spanyol 2025-2026. Pada pekan yang sama, Barcelona berhasil berpesta gol dengan membabat Villarreal 4-1, di mana Lamine Yamal mencetak hattrick.

Respons Arbeloa: Pantang Menyerah Kejar Gelar

Meski menghadapi situasi sulit, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan gelar LaLiga. Arbeloa, yang datang pada Januari silam menggantikan Xabi Alonso, tetap optimistis.

“Selamat tinggal LaLiga? Tidak, masih ada 36 poin tersisa dan kami tidak memiliki tujuan lain selain berjuang untuk meraih 36 poin tersebut,” ujar Alvaro Arbeloa dalam konferensi pers usai laga, dilansir dari Marca.

Ia menambahkan, “Tidak ada seorang pun yang akan lempar handuk. Empat poin adalah jarak yang kami yakini bisa kami kejar. Ini adalah Real Madrid dan di sini tidak ada yang akan menyerah.”

Evaluasi Efisiensi Serangan dan Taktik

Arbeloa menyesalkan inefisiensi yang diperlihatkan anak asuhnya. Situs Fotmob mencatat Real Madrid melepaskan 18 tembakan ke gawang Getafe, dengan tujuh di antaranya tepat sasaran, namun tak ada yang berbuah gol.

“Saya pikir kami memiliki peluang yang lebih jelas dibandingkan yang dimiliki Getafe. Kami bisa melakukan segalanya dengan lebih baik, itu jelas, tetapi kami memiliki peluang yang lebih bersih daripada mereka,” kata Arbeloa.

Advertisement

Ia menyoroti peluang Vinicius di babak pertama, serta kesempatan yang dimiliki Antonio dan Rodrygo. Arbeloa mengakui bahwa Getafe melakukan pekerjaan yang hebat dalam bertahan, sesuai dengan perkiraan mereka.

Mengenai permainan tim, Arbeloa juga menyinggung kesulitan menghadapi blok rendah dan kecenderungan mencari solusi mudah kepada Vinicius. “Kami harus mampu memiliki daya gedor dari kedua sisi. Ada banyak interupsi dan wasit membiarkan permainan menjadi terhambat. Tidak ada kritik terhadap Getafe, yang melakukan apa yang diizinkan kepada mereka. Masih banyak ruang untuk perbaikan,” jelasnya.

Tanggung Jawab Pelatih dan Harapan Tim

Arbeloa meminta timnya untuk segera mengevaluasi diri agar tidak semakin tertinggal. Real Madrid akan menghadapi Celta Vigo pada Jumat (6/3/2026) sebelum melakoni partai berat melawan Manchester City di babak 16 besar Liga Champions.

“Saya tahu setelah hasil hari ini segalanya terlihat sangat gelap, tetapi di sini tidak ada yang melepaskan LaLiga dan tidak ada yang menyerah pada apa pun. Kami tahu kami harus banyak berbenah, tetapi terhadap kerja keras para pemain saya tidak akan mengajukan satu pun keberatan,” tegas Arbeloa.

Ia juga mengambil penuh tanggung jawab atas kekalahan tersebut. “Jika ada yang bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu adalah saya, dan saya menerimanya. Yang bisa saya lakukan hanyalah bekerja bersama para pemain saya,” ucapnya.

Arbeloa tetap percaya pada komposisi skuadnya. “Saya melihat kami memiliki pemain-pemain hebat dan skuad yang luar biasa. Pemain-pemain yang akan pulih dan akan sangat membantu kami. Kami memiliki tujuan untuk terus berkembang dan melakukan segalanya dengan lebih baik,” pungkasnya.

Informasi lengkap mengenai pernyataan Alvaro Arbeloa dan hasil pertandingan ini disampaikan melalui laporan media olahraga terkemuka setelah laga Real Madrid vs Getafe.

Advertisement