Sepak Bola

Alwi Farhan Hentikan Perjalanan di All England 2026, Catat Perkembangan Positif Meski Kalah dari Unggulan Kedua

Advertisement

Langkah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, harus terhenti di babak perempat final turnamen bulu tangkis bergengsi All England 2026. Alwi dikalahkan oleh unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena pada Jumat, 6 Maret 2026.

Jalannya Pertandingan Perempat Final

Pertandingan antara Alwi Farhan dan Kunlavut Vitidsarn berlangsung sengit sejak awal. Alwi, yang berstatus non-unggulan, menunjukkan performa menjanjikan setelah sebelumnya berhasil mengalahkan Chou Tien Chien di babak 16 besar.

Gim Pertama

Alwi Farhan memulai gim pertama dengan agresif, unggul lima angka pada kedudukan 5-1. Ia mengandalkan drop shot keras dan pengembalian bola yang akurat. Kunlavut Vitidsarn kemudian berhasil menipiskan ketertinggalan menjadi 7-9 menjelang interval.

Meskipun demikian, Alwi mampu mengunci interval pertama dengan keunggulan 11-8. Selepas interval, Kunlavut bangkit dan menyamakan kedudukan 11-11, bahkan membalikkan keadaan menjadi 14-12. Unggulan kedua tersebut akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-17.

Gim Kedua

Pada gim kedua, kedua pemain sempat bermain imbang. Namun, Kunlavut Vitidsarn berhasil meraih empat angka beruntun, mengubah kedudukan menjadi 8-4. Alwi Farhan kesulitan mengembangkan permainan dan tertinggal 5-11 pada interval gim kedua.

Setelah interval, Kunlavut terus menjaga keunggulan signifikan enam angka di skor 14-8. Meskipun Alwi sempat berupaya mengejar, ia akhirnya harus mengakui keunggulan Kunlavut Vitidsarn dengan skor 12-21. Dengan hasil ini, Kunlavut Vitidsarn akan menghadapi pemenang antara Christo Popov atau Lin Chun-Yi di babak semifinal.

Advertisement

Sisi Positif dari Kekalahan Alwi Farhan

Meski langkahnya terhenti, Alwi Farhan memilih untuk mengambil sisi positif dari partisipasinya di All England 2026. Ia melihat kekalahan ini sebagai bagian dari proses perkembangan dirinya sebagai atlet.

“Hal positif yang bisa saya ambil dari All England pertama ini adalah jerih payah latihan saya, persiapan selama menuju ke sini menunjukkan hasil yang cukup ada perkembangan,” ujar Alwi, seperti dilansir dari rilis resmi PBSI.

Alwi juga menyoroti kemampuannya untuk melakukan revans terhadap lawan yang sebelumnya dua kali mengalahkannya, Chou Tien Chien. Namun, ia mengakui bahwa ia belum berhasil mengatasi Kunlavut Vitidsarn.

Informasi lengkap mengenai hasil pertandingan dan pernyataan Alwi Farhan disampaikan melalui rilis resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada Jumat, 6 Maret 2026.

Advertisement