Alwi Farhan menembus final Australian Open 2026 setelah mengalahkan Jason Gunawan pada semifinal, Sabtu (14/6/2026). Pebulu tangkis peringkat 13 dunia itu menang tiga gim dengan skor 21-11, 17-21, 21-9.
Hasil ini menjaga peluang Indonesia meraih gelar juara di nomor tunggal putra. Alwi mengaku bersyukur bisa melangkah ke partai puncak setelah melalui laga yang tidak mudah.
“Terima kasih ya Allah, alhamdulillah saya berada di sini karena berkat Tuhan Yang Maha Esa. Saya hanya menjalankan tugas saya memberikan yang terbaik untuk Indonesia, saya pasrahkan hasilnya kepada Tuhan,” ucap Alwi seusai bertanding.
Modal head to head bikin Alwi percaya diri
Sebelum bertemu di Australian Open 2026, Alwi sudah membukukan tiga kemenangan beruntun atas Jason Gunawan. Catatan head to head itu menjadi bekal penting yang membuatnya tampil lebih percaya diri di semifinal.
“Saya beberapa kali menang melawan Jason dan itu membuat saya lebih percaya diri. Saya melakukan beberapa unforced errors di gim kedua tapi saya tahu saya bisa kembali pegang kontrol permainan di gim ketiga jadi saya coba memanfaatkannya dari awal,” ujarnya.
Setelah kehilangan gim kedua, Alwi mampu bangkit dan menguasai jalannya pertandingan pada gim penentuan. Ia menutup laga dengan margin poin cukup lebar untuk memastikan tiket ke final.
Jaga mental di tengah jadwal beruntun
Alwi mengatakan saat ini ia berusaha menjaga mental tetap stabil menjelang final. Australian Open menjadi turnamen ketiga yang dijalaninya secara beruntun, sehingga aspek fisik dan mental sama-sama mendapat perhatian.
“Tapi enggak ada yang enggak bisa selagi ada kemauan. Jadi apapun rintangannya kita harus berani melewati,” tuturnya.
Lawan Dong Tian Yao di partai puncak
Alwi kini tinggal selangkah lagi untuk merebut gelar juara Australian Open 2026. Pada final, unggulan ketiga itu akan menghadapi Dong Tian Yao, yang lolos setelah mengalahkan Moh. Zaki Ubaidillah.
“Harapannya semoga bisa all Indonesian finals dan besok Insya Allah saya bisa juara,” kata Alwi.
Dengan hasil semifinal ini, Indonesia masih menjaga peluang merebut gelar tunggal putra di Australian Open 2026 lewat langkah Alwi Farhan di partai final.
