Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026. Proyeksi ini muncul setelah indeks mencatat kenaikan tipis 0,5 persen ke level 8.322 pada perdagangan Rabu kemarin.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memproyeksikan IHSG berpotensi menguat di area 8.440-8.503. Meskipun demikian, pelaku pasar tetap diimbau untuk mencermati risiko koreksi lanjutan yang dapat membawa indeks ke rentang 8.149-8.217.
Proyeksi IHSG Hari Ini
Herditya Wicaksana menjelaskan bahwa apabila IHSG mampu bertahan di atas level 8.170, peluang penguatan untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.440-8.503 masih terbuka. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi koreksi.
“Best case, apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.170, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.440-8.503. Waspadai akan adanya koreksi lanjutan ke rentang 8.149-8.217,” ujar Herditya dalam analisis hariannya.
Adapun, level 8.170 dan 8.025 diidentifikasi sebagai area support. Sementara itu, resistance terdekat berada di 8.408 dan 8.596, yang perlu diperhatikan oleh investor.
Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia.
Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
Saham ADMR ditutup di level Rp 2.150 dan direkomendasikan buy on weakness. ADMR disebut berada pada bagian dari wave [c] dari wave B, mengindikasikan potensi pergerakan lanjutan dalam fase korektif yang berpeluang membuka ruang penguatan berikutnya.
Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
ANTM ditutup pada harga Rp 4.460 dengan rekomendasi speculative buy. Saham ini dinilai berada di akhir wave c dari wave (b), yang berarti mendekati fase penyelesaian pola koreksi. Jika struktur ini terkonfirmasi, peluang pembalikan arah atau awal fase kenaikan baru dapat terbuka dalam waktu dekat.
Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)
Saham ARCI yang ditutup di Rp 1.885 direkomendasikan buy on weakness. ARCI berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5, sehingga koreksi jangka pendek dinilai sebagai peluang akumulasi.
Saham PT Harum Energy Tbk (HRUM)
HRUM ditutup di Rp 1.230 dan juga direkomendasikan buy on weakness. Saham ini disebut berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c], yang mengindikasikan fase konsolidasi sebelum potensi pergerakan lanjutan sesuai struktur gelombang berikutnya.
Rekomendasi Saham Pilihan Pilarmas Investindo Sekuritas
Pilarmas Investindo Sekuritas juga memberikan beberapa rekomendasi saham untuk dicermati investor.
Saham PT Sentul City Tbk (BKSL)
Saham BKSL terakhir diperdagangkan di Rp 143. Saham ini memiliki area support di 137 dan resistance di 151, dengan target terdekat di Rp 150.
Saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP)
AHAP tercatat di harga Rp 166. Saham ini memiliki support di 155 dan resistance di 191, dengan target penguatan di Rp 188.
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) diperdagangkan di level Rp 9.225. Saham ini memiliki support di 8.900 dan resistance di 9.550, dengan target harga di Rp 9.500.
Informasi mengenai proyeksi IHSG dan rekomendasi saham ini disampaikan berdasarkan analisis dari MNC Sekuritas dan Pilarmas Investindo Sekuritas. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor, dengan anjuran untuk melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan.
