Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni belum mengumumkan pengganti Leonardo Balerdi yang dicoret dari skuad Piala Dunia 2026 akibat cedera betis. Keputusan itu disebut baru akan diambil setelah Argentina menjalani laga uji coba terakhir melawan Islandia pada Rabu (10/6) pukul 08.00 WIB.
Sebelumnya, Scaloni telah mengumumkan 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026. Namun, bek Marseille Leonardo Balerdi terpaksa keluar dari skuad dan sudah meninggalkan kamp latihan Argentina sejak Kamis (4/6).
Scaloni Tunggu Laga Kontra Islandia
Scaloni mengatakan ia belum ingin terburu-buru menentukan nama pengganti Balerdi. Ia memilih menunggu perkembangan terbaru setelah laga uji coba terakhir Argentina.
"Kita akan memiliki gambaran yang lebih jelas besok usai laga mengenai penggantinya," ujar Scaloni, dikutip ESPN.
Pengganti Balerdi Tidak Harus Bek Tengah
Secara posisi, Argentina kehilangan seorang bek tengah sehingga opsi paling logis adalah memanggil pemain di sektor tersebut. Meski begitu, Scaloni membuka kemungkinan untuk memilih pemain dari posisi lain.
Menurut dia, keputusan itu akan dipengaruhi kondisi sejumlah pemain lain yang juga sedang dibekap cedera.
"Kami bisa mengisi posisi (yang ditinggalkan) Balerdi, namun kami juga mempertimbangkan opsi lain, tergantung perkembangan kondisi pemain lain yang cedera," tegasnya.
Pilihan Argentina Tersisa di Skuad Sementara
Scaloni hanya bisa memanggil pemain yang sebelumnya sudah masuk skuad sementara Argentina berisi 55 orang. Dengan 26 nama utama yang telah diumumkan, pilihan pengganti kini terbatas pada 29 pemain yang tersisa dalam daftar tersebut.
Di lini belakang, beberapa nama yang tersedia antara lain German Pezzella, Marcos Senesi, Lucas Martinez Quarta, dan Marcos Acuna. Jika mempertimbangkan sektor tengah, Argentina masih memiliki Guido Rodriguez, Emiliano Buendia, dan Maximo Perrone dalam daftar tunggu.
Sementara itu, opsi di lini depan mencakup Alejandro Garnacho, Franco Mastantuono, dan Matias Soule. Kepastian soal siapa yang akan dipanggil baru akan diketahui setelah keputusan akhir dari Scaloni.
