PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) secara resmi menjalin kerja sama dengan sekitar 20 biro perjalanan wisata di wilayah Jawa Tengah. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat sektor pariwisata nasional dengan menyediakan produk asuransi kecelakaan diri dan asuransi perjalanan bagi wisatawan serta pelaku usaha. Nota kesepahaman ini berlaku selama tiga tahun, efektif sejak Februari 2026.
Komitmen Askrindo Dukung Pariwisata Jawa Tengah
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menyampaikan bahwa sinergi dengan biro perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Menurutnya, potensi pariwisata di Jawa Tengah sangat besar untuk terus berkembang dan mendorong perekonomian lokal.
“Oleh karena itu, lewat kolaborasi dengan biro travel, Askrindo ingin ikut mendukung perkembangan pariwisata Jawa Tengah dengan menghadirkan pelindungan asuransi, sehingga wisatawan bisa merasa lebih aman dan pelaku usaha pariwisata semakin percaya diri dalam mengembangkan layanannya,” ujar Budhi Novianto dalam keterangan tertulis pada Senin (23/2/2026).
Peningkatan Standar Layanan dan Keamanan Wisata
Kerja sama antara Askrindo dan biro perjalanan wisata ini diharapkan dapat mendorong peningkatan standar layanan industri pariwisata. Dengan pelindungan asuransi menjadi bagian dari paket perjalanan, biro perjalanan tidak hanya menyediakan pengalaman, tetapi juga jaminan keamanan dan mitigasi risiko selama perjalanan.
Budhi Novianto menegaskan bahwa Askrindo akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata untuk meningkatkan pelindungan bagi wisatawan. “Kami ingin pelindungan asuransi menjadi standar dalam setiap perjalanan wisata, sehingga industri pariwisata dapat tumbuh lebih aman, berkelanjutan, dan terpercaya,” ungkapnya.
Branch Manager Class I Askrindo Semarang, Gami Aji Libraga, menambahkan bahwa Askrindo menyediakan solusi pelindungan risiko perjalanan wisata. Ini mencakup pelindungan kecelakaan diri dan biaya medis selama perjalanan, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan kepercayaan wisatawan.
“Kerja sama ini juga menjadi kelanjutan dalam menyediakan pelindungan asuransi wisata di Jawa Tengah, termasuk kolaborasi sebelumnya dengan Perum Perhutani dalam memberikan pelindungan wisata di wilayah Blora, Purwodadi, Kendal, dan Gundih,” tutup Gami.
Potensi Besar Sektor Pariwisata Jawa Tengah
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Askrindo dalam menangkap peluang pertumbuhan sektor pariwisata Jawa Tengah yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar 53 juta orang.
Sektor pariwisata di Jawa Tengah juga mencatat pertumbuhan tertinggi Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 11,79 persen hingga kuartal III-2025. Angka ini menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan dari sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Informasi lengkap mengenai kerja sama ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026.
