Moh. Zaki Ubaidillah membuka peluang ke final Australian Open 2026 setelah menembus semifinal tunggal putra. Pada perempat final yang berlangsung Jumat, 12 Juni 2026, Ubed mengalahkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dua gim langsung 21-7, 21-13.
Kemenangan itu membuat rekor pertemuan Ubed atas Justin menjadi 3-1. Hasil tersebut juga membalas kekalahan Ubed dari lawan yang sama pada Badminton Asian Team Championship (BATC) Februari 2026.
Kunci kemenangan atas Justin Hoh
Ubed mengatakan ia mempelajari kekalahan sebelumnya sebelum kembali bertemu Justin di Australian Open 2026. Ia menekankan pentingnya analisis permainan lawan sekaligus fokus pada pola mainnya sendiri sejak awal pertandingan.
“Di pertemuan terakhir saya kalah di BATC, dari situ saya belajar, saya coba lihat permainannya lagi. Analisis lagi video sebelumnya,” kata Ubed dalam keterangannya melalui federasi.
“Dari awal saya sudah harus siap, lebih memikirkan pola main saya sendiri. Dari awal saya sudah mau menekan duluan, tidak mau coba-coba pukulan. Akhirnya bisa sesuai dengan apa yang saya mau terutama di gim pertama.”
Pada gim kedua, Ubed berupaya menjaga tekanan agar lawannya tidak berkembang. Namun, ia mengakui Justin sempat menemukan cara untuk mengimbangi permainannya setelah interval.
“Di gim kedua saya terus mempertahankan tekanan saya kepada dia dan terus bermain nyaman. Tapi selepas interval, dia mulai tahu cara mengimbangi main saya dan itu membuat sedikit agak kebingungan. Cukup ada perlawanan di akhir gim kedua,” kata Ubed.
Semifinal Australian Open 2026, Ubed hadapi Dong Tian Yao
Lolos ke empat besar membuat target Ubed meningkat. Tunggal putra Indonesia itu kini membidik tiket final, meski ia akan menghadapi tantangan berat dari Dong Tian Yao asal China.
Dong Tian Yao melaju ke semifinal setelah menyingkirkan sejumlah nama kuat, yakni Anthony Ginting, Chou Tien Chen, dan Ng Ka Long. Rekam jejak itu membuat Ubed menilai laga semifinal tidak akan mudah.
“Jadi saya harus disiapkan lagi dari pikirannya, cara mainnya juga. Harus waspada,” tegas Zaki.
“Pastinya besok semua pemain punya kans masing-masing, semoga besok harapannya bisa jauh lebih baik dan bisa melangkah ke final,” ujarnya menyoal peluang ke final.
Peluang all Indonesian final
Selain Ubed, Indonesia juga meloloskan Alwi Farhan ke semifinal tunggal putra Australian Open 2026. Jika keduanya sama-sama memenangi laga semifinal, peluang all Indonesian final pun terbuka di turnamen level Super 500 tersebut.
Dengan hasil perempat final ini, perhatian tunggal putra Indonesia kini tertuju pada laga semifinal yang akan menentukan langkah Ubed menuju partai puncak Australian Open 2026.
