Ayyoub Bouaddi langsung mencuri perhatian saat menjadi starter untuk Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 melawan Brasil di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (14/6/2026) pagi WIB. Gelandang berusia 18 tahun itu tampil tenang di ajang besar pertamanya dan ikut membantu Maroko menahan Brasil dengan skor 1-1.
Dalam pertandingan tersebut, Bouaddi berperan sebagai jangkar lini tengah Maroko. Ia menghadapi deretan pemain Brasil seperti Casemiro, Raphinha, dan Vinicius, namun tetap menunjukkan ketenangan dalam menguasai bola dan menjaga ritme permainan.
Performa menonjol di lini tengah Maroko
Statistik mencatat Bouaddi menjadi pemain paling rajin di tim Maroko. Ia menjelajah lapangan hampir 12 kilometer dan mencatatkan 67 operan, terbanyak dibandingkan rekan-rekannya.
ESPN mencatat, Bouaddi juga membukukan akurasi umpan 91 persen. Ia bahkan mencatat akurasi 100 persen di sepertiga akhir, 6 recovery ball, 5 intersep, dan memenangi 9 duel.
Hasil imbang Brasil vs Maroko
Performa Bouaddi ikut mewarnai hasil imbang antara Brasil dan Maroko. Pertandingan berakhir 1-1 setelah gol Ismael Saibari dibalas oleh Vinicius.
Kontribusinya di lini tengah membuat permainan Maroko tetap terjaga saat menghadapi tekanan dari Brasil. Bouaddi menjadi salah satu sosok penting dalam upaya Maroko mengamankan poin pada laga pembuka Grup C.
Dipuji Alan Shearer
Penampilan Bouaddi secara khusus mendapat pujian dari Alan Shearer, pundit BBC dan legenda Premier League. Shearer menilai Bouaddi sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan pada laga tersebut.
“Dua pemain terbaik di lapangan bagi saya, tanpa diragukan lagi, adalah Vinicius Jr. untuk Brasil, dan [Ayyoub] Bouaddi di lini tengah untuk Maroko,” kata Shearer.
“Itu soal cara dia tetap tenang dan menguasai bola, mencoba mendikte di tengah permainan,” kata Shearer.
Baru memulai karier di timnas senior Maroko
Penampilan ini menjadi sorotan karena Piala Dunia 2026 merupakan turnamen besar pertama Bouaddi. Tahun 2026 juga menjadi tahun pertamanya membela timnas senior Maroko.
Pemain Lille itu baru memutuskan membela timnas senior Maroko pada Mei lalu. Sebelumnya, ia sempat membela Prancis U-21. Hingga laga melawan Brasil, Bouaddi baru memiliki empat caps dan langsung dibawa ke Amerika Serikat untuk tampil di Piala Dunia 2026.
