Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa kuota pemesanan tukar uang baru periode 2 telah habis terpesan untuk wilayah Pulau Jawa dan Lampung. Kondisi ini terpantau pada Jumat, 27 Februari 2026 pagi, hanya beberapa hari setelah pendaftaran dibuka pada 24 Februari.
Kuota Penukaran Uang BI Periode 2 Ludes Terpesan
Berdasarkan pantauan pada Aplikasi Pintar BI di pintar.bi.go.id pukul 10.30 WIB, kuota penukaran uang baru untuk seluruh wilayah Pulau Jawa telah terpenuhi. “Kuota penukaran Periode 2 untuk wilayah Pulau Jawa saat ini telah terpenuhi (habis terpesan),” demikian bunyi keterangan pada halaman waiting room Aplikasi Pintar BI.
Selain Pulau Jawa, wilayah Lampung menjadi satu-satunya daerah di luar Pulau Jawa yang kuota penukaran uang BI-nya juga telah habis. Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi mengenai kemungkinan adanya kuota tambahan dari Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, masih belum mendapatkan respons.
Jadwal dan Prosedur Penukaran Uang Baru
Pemesanan tukar uang BI telah dilaksanakan dalam dua periode, yaitu pada 13 Februari dan 24 Februari, hingga kuota habis. Bagi masyarakat yang telah berhasil melakukan pemesanan melalui Aplikasi Pintar BI, penukaran uang dapat dilakukan sesuai lokasi dan tanggal yang telah dipilih.
Jadwal penukaran uang baru ini akan berlangsung mulai 28 Februari hingga 15 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan beberapa dokumen dan persyaratan saat melakukan penukaran.
- Hadir di lokasi penukaran sesuai lokasi dan jadwal yang tercantum dalam bukti pemesanan.
- Membawa bukti pemesanan yang telah dicetak atau ditunjukkan melalui perangkat digital.
- Membawa uang rupiah yang akan ditukarkan.
- Membawa identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Bank Indonesia menegaskan bahwa layanan penukaran uang baru tidak melayani sistem go show atau datang langsung di tempat penukaran tanpa melakukan pemesanan terlebih dahulu pada Aplikasi Pintar BI.
Informasi lengkap mengenai prosedur dan ketersediaan kuota penukaran uang baru disampaikan melalui Aplikasi Pintar BI dan situs resmi Bank Indonesia.
