Olahraga

Barcelona Ancam Pidanakan Florentino Perez soal Kasus Negreira

Barcelona menyatakan telah memulai langkah mediasi terhadap Presiden Real Madrid, Florentino Perez, terkait pernyataannya soal kasus Negreira. Jika mediasi itu tidak membuahkan hasil, klub asal Catalan tersebut menegaskan akan menempuh jalur pidana atas dugaan pencemaran nama baik.

Langkah itu diumumkan Barcelona melalui pernyataan di situs resmi klub. Blaugrana menyebut mediasi sebagai tahap awal sebelum mengajukan laporan pidana terhadap Perez.

Pernyataan Resmi Barcelona

Dalam keterangannya, Barcelona menegaskan bahwa permohonan mediasi telah diajukan sebagai respons atas pernyataan Perez dalam konferensi pers pada 12 Mei dan wawancara dengan media sehari setelahnya.

“Barça menginformasikan bahwa hari ini telah diajukan permohonan mediasi sebagai langkah awal sebelum mengajukan laporan pidana atas tindak pidana pencemaran nama baik terhadap Presiden Real Madrid, Bapak Florentino Pérez, terkait pernyataan yang ia sampaikan dalam konferensi pers pada tanggal 12 Mei dan dalam wawancara dengan sebuah media pada hari berikutnya,” tulis Barcelona.

Barcelona menyatakan tujuan langkah hukum itu adalah meminta Perez mencabut pernyataan yang dinilai tidak benar dan merusak reputasi klub.

“Tujuan dari gugatan ini adalah agar Bapak Pérez menarik kembali pernyataan-pernyataan tertentu yang ia sampaikan dengan mengetahui bahwa pernyataan tersebut tidak benar dan bersifat fitnah serta merendahkan citra dan reputasi Klub.”

Klub juga menegaskan akan melanjutkan perkara ke ranah pidana apabila mediasi tidak dipenuhi.

“Jika gugatan ini tidak dipenuhi sebagaimana mestinya, FC Barcelona akan melanjutkan dengan mengajukan pengaduan pidana yang sesuai,” tutup Barcelona.

Latar Belakang Kasus Negreira

Pada Mei lalu, Florentino Perez menggelar konferensi pers yang memicu sorotan. Pria 79 tahun itu menuding Barcelona terlibat dalam kasus Negreira.

Kasus Negreira merujuk pada dugaan suap Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira, mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit Spanyol. Dalam perkara itu, Barcelona dituduh membayar Negreira jutaan euro pada periode 2001 hingga 2018.

Pernyataan Florentino Perez

Perez kembali mengungkit kasus tersebut setelah Real Madrid kalah dalam persaingan gelar LaLiga. Kekalahan 0-2 dari Barcelona di El Clasico pada Senin, 11 Mei 2026 dini hari, membuat Los Blancos dipastikan gagal menjadi juara Liga Spanyol karena tidak lagi mampu mengejar poin Barcelona.

“Mereka (Barcelona) telah melakukan pembayaran selama dua dekade, dan kini di dekade ketiga ini wasitnya masih sama,” kata Florentino Perez, melansir AS.

Langkah Real Madrid ke UEFA

Setelah kembali terpilih sebagai presiden Real Madrid, Perez juga menegaskan janjinya untuk menindaklanjuti kasus Negreira. Madrid kemudian mengajukan berkas komplain setebal 500 halaman kepada UEFA terkait dugaan skandal suap tersebut.

Dalam tuntutannya, Perez meminta Barcelona dijatuhi hukuman berupa pencopotan gelar yang diraih pada rentang 2001 hingga 2018. Di tengah langkah itu, Barcelona kini memilih jalur mediasi lebih dulu, namun tetap membuka opsi membawa perkara ini ke proses pidana jika upaya tersebut gagal.