Sepak Bola

Barcelona Lirik Micky van de Ven, Ungkap Kekaguman Bek Spurs pada Legenda Carles Puyol

Advertisement

Klub raksasa Liga Spanyol, Barcelona, dilaporkan telah memasuki babak baru dalam perburuan bek tengah kidal untuk memperkuat jantung pertahanan tim. Langkah ini diambil seiring dengan kebutuhan strategi jangka panjang di bawah arahan pelatih Hansi Flick yang menginginkan kedalaman skuat di lini belakang. Manajemen Barcelona mulai menjajaki opsi alternatif di bursa transfer setelah menyadari bahwa target utama mereka, Alessandro Bastoni, sulit didapatkan karena kendala finansial dan strategis.

Sebagai gantinya, nama bek Tottenham Hotspur, Micky van de Ven, kini muncul sebagai target serius yang dianggap lebih realistis untuk didatangkan ke Catalonia. Pergeseran fokus ini menandai upaya Barcelona untuk tetap kompetitif di bursa transfer.

Perburuan Bek Kidal: Dari Bastoni ke Van de Ven

Pengejaran terhadap Alessandro Bastoni menemui jalan buntu karena Inter Milan bersikap tegas untuk tidak melepas pilar utamanya tersebut. Bek asal Italia itu dipandang sebagai pemimpin masa depan di Giuseppe Meazza dan kontraknya pun masih berlaku hingga tahun 2028. Selain faktor harga yang sangat tinggi, Bastoni sendiri dikabarkan sangat berkomitmen pada proyek Inter.

Situasi ini memaksa Barca untuk bertindak cerdas dengan mencari profil serupa di pasar pemain. Pencarian tersebut akhirnya mengarah pada sosok Micky van de Ven yang saat ini tengah mengalami masa fluktuatif bersama Spurs di Premier League, membuka peluang bagi klub lain.

Profil dan Kekaguman Micky van de Ven pada Carles Puyol

Profil Micky van de Ven dinilai sangat cocok dengan kebutuhan Barcelona karena ia merupakan pemain kidal, memiliki kecepatan luar biasa, dan distribusi bola yang baik. Ketidakstabilan performa Tottenham Hotspur musim ini dikabarkan membuat pemain asal Belanda tersebut terbuka untuk mencari tantangan baru di luar Inggris.

Menariknya, Van de Ven ternyata memiliki kekaguman mendalam terhadap sejarah klub penguasa LaLiga tersebut. Dalam sebuah percakapan dengan Garry Neville dalam program The Overlap, bek berusia 24 tahun itu mengakui bahwa ia sangat mengidolakan legenda sekaligus mantan kapten Barca, Carles Puyol.

Advertisement

“Idola sepak bola saya? Puyol. Saya sangat menyukainya, cara dia melakukan tekel dan bermain. Saya juga menyukai cara dia memimpin tim lain menuju kemenangan,” katanya.

Pengakuan ini memperkuat sinyal bahwa sang pemain memiliki minat pribadi untuk mengikuti jejak idolanya yang merupakan simbol kepemimpinan di lini belakang Camp Nou.

Tantangan Transfer dan Minat Klub Raksasa Lain

Meskipun minat telah ditunjukkan secara serius, operasi transfer ini tetap memiliki risiko. Para staf kepelatihan di Barcelona masih melakukan evaluasi teknis terkait aksi defensif Van de Ven dalam situasi transisi tertentu, terutama saat diisolasi di ruang terbuka. Hal ini menjadi fokus utama dalam penilaian mereka.

Selain itu, Barcelona diprediksi harus bersaing dengan minat dari klub besar lain seperti Liverpool dan Real Madrid yang juga memantau situasi sang pemain. Namun, dengan nilai pasar sekitar 65 juta euro (setara Rp 1,2 triliun), pihak klub meyakini bahwa pendekatan yang tepat bisa memuluskan langkah sang pemain menuju Camp Nou.

Informasi mengenai perburuan bek tengah Barcelona ini disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga terkemuka pada Rabu, 04 Maret 2026.

Advertisement