Islami

BAZNAS Sidoarjo Rilis Besaran Zakat Fitrah 2026: Rp 50.000 atau 2,5 Kg Beras per Jiwa

Advertisement

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo telah mengumumkan besaran zakat fitrah untuk tahun 2026 yang akan ditunaikan umat muslim selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Penetapan ini bertujuan sebagai panduan bagi masyarakat di Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya dalam memenuhi kewajiban zakat fitrah mereka.

Meskipun penunaian zakat fitrah diutamakan dalam bentuk beras, BAZNAS Sidoarjo juga menyediakan opsi konversi ke uang tunai bagi masyarakat yang mungkin mengalami kesulitan. Hal ini untuk memastikan kemudahan bagi seluruh umat muslim dalam menunaikan ibadah tersebut.

Besaran Zakat Fitrah 2026 di Sidoarjo

Berdasarkan unggahan resmi akun Instagram BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, besaran zakat fitrah 2026 yang ditetapkan adalah sebesar Rp 50.000 per jiwa. Angka ini setara dengan harga beras atau makanan pokok seberat 2,5 kilogram per jiwa.

Masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah melalui berbagai saluran. Penyerahan dapat dilakukan secara langsung ke Lembaga Amil Zakat (LAZ) atau Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) yang tersebar di masjid dan musala. Selain itu, opsi transfer secara daring juga tersedia untuk memudahkan proses pembayaran.

Memahami Zakat Fitrah

Dilansir dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional, zakat fitrah merupakan zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Penunaiannya dilakukan pada bulan Ramadhan atau sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Hukum menunaikan zakat fitrah adalah wajib bagi umat muslim yang memenuhi syarat sebagai muzakki. Syarat-syarat tersebut meliputi beragama Islam, hidup pada saat bulan Ramadhan, serta memiliki kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, terdapat delapan golongan yang berhak menerima zakat fitrah atau disebut mustahik. Golongan tersebut adalah fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharim, fisabilillah, dan ibnu sabil.

Waktu Penunaian Zakat Fitrah

Mengingat zakat fitrah adalah ibadah yang spesifik dilakukan pada bulan Ramadhan, terdapat aturan mengenai batas waktu penunaiannya. Menurut laman resmi BAZNAS, zakat fitrah dapat dikeluarkan sejak awal Ramadhan.

Batas waktu paling lambat untuk menunaikan zakat fitrah adalah sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Penyaluran zakat fitrah kepada para mustahik juga harus dilakukan selambat-lambatnya sebelum salat Idul Fitri.

Panduan Niat Zakat Fitrah

Sebagai bentuk ibadah wajib, pembayaran zakat fitrah harus diawali dengan membaca niat. Niat yang dibaca dapat berbeda-beda, tergantung untuk siapa zakat tersebut ditujukan, bahkan jika diwakilkan oleh orang tua atau saudara.

Advertisement

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsii fardhan lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an zaujatii fardhan lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii … fardhan lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an bintii … fardhan lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘anni wa ‘an jamii’i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar’an fardhan lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an (…) fardhan lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Doa Saat Membayar Zakat

Imam Nawawi dalam karyanya al-Adzkar menganjurkan agar saat membayar zakat, seseorang membaca doa berikut:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۗ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii’ul ‘aliim
Artinya: “Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui,” (QS. Al-Baqarah [2]: 127)

Informasi mengenai besaran zakat fitrah dan panduan pelaksanaannya ini disampaikan melalui pernyataan resmi BAZNAS Kabupaten Sidoarjo yang dirilis pada bulan Ramadhan 1447 H.

Advertisement