Sepak Bola

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, Ungkap Peran Vital dalam Kemenangan Dramatis Sassuolo atas Atalanta

Advertisement

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan utama setelah melakukan blok heroik yang krusial, membantu Sassuolo meraih kemenangan tipis 2-1 atas Atalanta. Laga pekan ke-27 Liga Italia 2025-2026 ini berlangsung di Stadion Mapei pada Minggu, 1 Maret 2026, di mana Sassuolo harus bermain dengan 10 pemain sejak awal pertandingan.

Kemenangan Dramatis Sassuolo dengan 10 Pemain

Sassuolo berhasil mengamankan tiga poin berkat gol yang dicetak oleh Ismael Kone pada menit ke-13 dan Kristian Thorstvedt di menit ke-69. Kemenangan ini terasa lebih dramatis mengingat Sassuolo harus bermain dengan 10 pemain setelah penyerang Andrea Pinamonti diganjar kartu merah langsung pada menit ke-13.

Pinamonti diusir dari lapangan usai melakukan tekel keras ke area pergelangan kaki Berat Djimsiti. Meskipun demikian, Sassuolo justru mampu membuka keunggulan melalui Ismael Kone yang memanfaatkan skema sepak pojok, tidak lama setelah insiden kartu merah tersebut.

Atalanta, yang unggul jumlah pemain sepanjang mayoritas durasi laga, hanya mampu membalas satu gol melalui Yunus Musah pada menit ke-88. Upaya tim berjuluk La Dea tersebut untuk menyamakan kedudukan kerap mentah di lini pertahanan Sassuolo yang bermain disiplin.

Aksi Heroik Jay Idzes di Lini Pertahanan

Salah satu momen paling krusial dalam pertandingan ini adalah aksi Jay Idzes yang melakukan blok heroik terhadap tembakan Nikola Krstovic pada masa injury time. Dengan penuh keberanian, Idzes menggunakan badannya untuk mementahkan upaya Krstovic, mencegah gol balasan Atalanta.

Advertisement

Bek Timnas Indonesia itu sempat meringis kesakitan akibat benturan dengan penyerang Atalanta tersebut, namun pengorbanannya terbukti tidak sia-sia. Idzes sendiri telah menerima kartu kuning pada menit ke-12 setelah melanggar Nicola Zalewski, sehingga ia bermain dengan beban kartu sejak awal laga.

Penilaian Media Italia untuk Jay Idzes

Performa Jay Idzes dalam pertandingan ini mendapatkan apresiasi dari media Italia, Tuttomercatoweb, yang memberinya nilai 6,5. Media tersebut menyoroti kemampuannya bermain di bawah tekanan kartu kuning yang didapatnya di awal laga.

“Bermain dengan beban kartu kuning yang didapatnya hanya beberapa menit setelah laga dimulai,” tulis Tuttomercatoweb. “Tetapi nyaris tidak mengambil risiko sepanjang pertandingan, sementara para penyerang Atalanta juga tidak terlalu merepotkan barisan bek tengah tim berjuluk Neroverdi.”

Informasi lengkap mengenai jalannya pertandingan ini disampaikan melalui laporan pertandingan resmi Liga Italia 2025-2026.

Advertisement