Brian Labone menjadi salah satu kisah menarik di balik gelar Timnas Inggris pada Piala Dunia 1966. Bek Everton itu sebenarnya masuk dalam daftar 28 pemain untuk skuad Inggris, tetapi menolak panggilan manajer Alf Ramsey karena memilih menikahi kekasihnya, Pat Lynam.
Inggris saat itu berstatus tuan rumah dan akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Jerman Barat 4-2 di final. Keberhasilan tim asuhan Alf Ramsey itu hingga kini masih menjadi satu-satunya gelar Piala Dunia bagi Tim Tiga Singa.
Masuk Skuad Inggris, tetapi Pilih Menikah
Labone dipanggil Ramsey untuk menggantikan Marvin Hinton yang cedera. Saat itu, Labone berusia 26 tahun dan baru beberapa bulan sebelumnya membantu Everton menjuarai Piala FA.
Namun, panggilan ke Timnas Inggris untuk persiapan Piala Dunia 1966 tidak ia ambil. Jadwal tersebut bertabrakan dengan rencana pernikahannya dengan Pat Lynam, yang disebut sudah dipersiapkan selama dua tahun sebelum panggilan dari Ramsey datang.
Pernikahan dan Bulan Madu ke Spanyol
Labone menikahi Lynam pada 23 Juni 1966. Setelah itu, keduanya terbang ke Spanyol untuk menjalani bulan madu.
Mereka kembali ke Inggris pada akhir Juli. Labone dan istrinya kemudian menyaksikan final Piala Dunia 1966 dari televisi, saat Inggris menundukkan Jerman Barat 4-2.
Tidak Pernah Menyesal
Di balik layar televisi, Labone tetap bersuka cita melihat rekan-rekannya menjuarai Piala Dunia. Menurut Pat Lynam, Labone tidak pernah menyesali keputusannya untuk melewatkan kesempatan menjadi juara dunia bersama Timnas Inggris.
“Brian adalah salah satu orang yang, ketika dia telah membuat keputusan, ia akan tetap teguh pada keputusannya. Dia bilang ke saya kalau dia tidak pernah sekali pun menyesali apa yang telah dilakukan,” kata Pat Lynam, dilansir dari Daily Mirror.
Karier Brian Labone
Brian Labone hanya membela Everton sepanjang kariernya pada 1958-1971. Meski menolak panggilan pada Piala Dunia 1966, ia kembali dipanggil ke Timnas Inggris untuk Piala Dunia 1970 dan tampil dalam tiga pertandingan.
Kisah Labone menjadi bagian unik dari perjalanan Inggris di Piala Dunia 1966, turnamen yang hingga kini masih tercatat sebagai puncak prestasi Timnas Inggris di ajang tersebut.
