PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI menyiapkan uang tunai sebesar Rp 16 triliun menjelang perayaan Idul Fitri atau Lebaran 2026. Dana ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama periode libur panjang, termasuk tradisi mudik, silaturahmi, dan pemberian tunjangan hari raya (THR).
Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa persiapan ini merupakan bagian dari komitmen bank untuk menjaga kelancaran layanan. “Penukaran uang kita siapkan seperti biasa. Kalau tidak nanti selama Lebaran itu perlu Rp 16 triliun kalau tidak salah kita siapin ya untuk transaksi selama Ramadhan sampai nanti puncaknya di Idul Adha,” ujar Anton saat ditemui di BSI Tower, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Jaringan Distribusi dan Layanan
Uang tunai yang disiapkan akan didistribusikan secara merata ke seluruh kantor cabang BSI yang berjumlah lebih dari 670 unit di seluruh Indonesia. Selain itu, sekitar 6.000 unit ATM perseroan juga akan dipastikan memiliki ketersediaan dana yang cukup untuk mengantisipasi kebutuhan penukaran uang baru oleh nasabah.
Anton Sukarna menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan stabilitas operasional dan ketersediaan uang tunai di seluruh jaringan ATM dan kantor cabang di berbagai wilayah. “Kita jaga stabilitasnya, kita jaga untuk operasionalnya tetap berjalan. Insya Allah nanti ada pegawai kita juga tim kita yang terus memonitoring, kita juga punya pihak ketiga yang mengisi dan segala macam,” tambahnya.
Selain layanan tunai, BSI juga siap melayani nasabah melalui berbagai kanal digital dan non-tunai. Kanal tersebut meliputi superapp BYOND by BSI, layanan BSI Call Center 14040, BSI Agen, BSI Net, dan BSI QRIS.
Perbandingan dengan Tahun Sebelumnya
Pada Lebaran tahun sebelumnya, yakni Lebaran 2025, BSI tercatat menyediakan uang tunai sebesar Rp 42,88 triliun untuk kebutuhan transaksi masyarakat. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 14 persen dibandingkan dengan alokasi pada Lebaran 2024.
Secara rinci, kebutuhan uang tunai di kantor cabang mengalami kenaikan 9 persen, sementara untuk kebutuhan di ATM meningkat signifikan sebesar 33 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Layanan Cabang Terbatas
Selama periode libur Lebaran, BSI juga akan mengoperasikan 670 kantor cabang di seluruh Indonesia dalam bentuk layanan terbatas. Layanan ini akan memfasilitasi kebutuhan nasabah seperti setor tunai dan tarik tunai antar rekening BSI.
Informasi lengkap mengenai kesiapan layanan dan dana tunai ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026.
