Jamie Carragher menilai Jude Bellingham berpotensi menjadi isu di timnas Inggris pada Piala Dunia 2026, menyusul pilihan Thomas Tuchel yang sejauh ini mengandalkan Morgan Rogers di posisi nomor 10. Sorotan itu muncul ketika Bellingham datang usai musim yang dinilai kurang menonjol bersama Real Madrid.
Rogers tampil impresif pada musim lalu bersama Aston Villa. Gelandang berusia 23 tahun itu mencetak 14 gol dan 12 asis di semua ajang, serta membawa Villa menjuarai Liga Europa.
Di sisi lain, Bellingham menjalani musim yang tidak mudah di Real Madrid. Dalam musim yang diwarnai cedera bahu dan hamstring, ia tetap membukukan delapan gol dan lima asis, tetapi kehilangan kemenonjolannya ketika Madrid menutup musim tanpa trofi.
Persaingan Posisi Nomor 10 di Timnas Inggris
Situasi inilah yang dinilai Carragher bisa memunculkan dinamika di skuad Inggris. Nama besar Bellingham disebut berpotensi memantik sorotan, terutama jika Tuchel tidak menurunkannya sejak awal turnamen.
“Saya rasa Jude Bellingham tidak akan memulai laga pertama. Akan mengejutkan kalau dia starter. Dia tak menjalani musim yang bagus, dia mengalami cedera, tapi akan sangat menarik untuk melihat itu seiring turnamen berjalan,” ujar Carragher di Sky Sports.
Carragher menilai keputusan Tuchel terkait Bellingham akan terus menjadi perhatian selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Menurut dia, relasi antara pelatih dan gelandang Real Madrid itu akan menjadi salah satu topik utama di sekitar timnas Inggris.
“Dinamika itu, antara Thomas Tuchel dan Jude Bellingham, apakah dia masuk ke tim dan, kalau dia tidak masuk, apa yang terjadi? Itu akan mendominasi siaran sepanjang musim panas.”
Rogers Dinilai Lebih Layak Dipertahankan
Carragher juga menilai Tuchel tidak punya alasan kuat untuk mencopot Rogers dari peran pentingnya saat ini. Penampilan Rogers di akhir musim dinilai menjadi modal besar untuk tetap dipercaya di lini serang Inggris.
“Saya cuma merasa dia (Tuchel) tak akan mencopot Rogers ketika dia sudah menjadi andalannya di tim Inggris ini, dia menuntaskan musim dengan bagus banget dan mencetak gol di final kompetisi Eropa. Sejujurnya, situasi ini bisa meletup di Piala Dunia. Tergantung bagaimana mereka berdua menanganinya, Tuchel dan Bellingham.”
Pernyataan Carragher menegaskan bahwa isu utama bukan hanya soal performa individu, melainkan juga bagaimana Inggris mengelola persaingan antara Rogers dan Bellingham. Menjelang Piala Dunia 2026, keputusan Tuchel di posisi nomor 10 diperkirakan akan terus mendapat sorotan.
