Harga emas di Pegadaian pada Senin, 23 Februari 2026 siang, terpantau mengalami kenaikan signifikan dibandingkan perdagangan pagi. Kenaikan ini meliputi produk emas batangan Galeri 24 dan UBS di hampir seluruh denominasi, memicu perhatian pelaku pasar dan investor.
Detail Kenaikan Harga Emas Domestik
Berdasarkan informasi resmi dari laman Sahabat Pegadaian pada Senin (23/2/2026), harga emas Galeri 24 untuk ukuran 1 gram kini dipatok sebesar Rp 3.063.000. Sementara itu, emas UBS dengan ukuran yang sama berada di level Rp 3.078.000.
Untuk denominasi yang lebih kecil, emas Galeri 24 ukuran 0,5 gram tercatat seharga Rp 1.607.000, sedangkan emas UBS 0,5 gram dibanderol Rp 1.663.000. Kenaikan ini mencerminkan dinamika pasar emas yang cukup aktif di awal pekan.
Rincian Harga Emas Galeri 24 Hari Ini
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp 1.607.000 |
| 1 gram | Rp 3.063.000 |
| 2 gram | Rp 6.051.000 |
| 5 gram | Rp 15.018.000 |
| 10 gram | Rp 29.955.000 |
| 25 gram | Rp 74.484.000 |
| 50 gram | Rp 148.850.000 |
| 100 gram | Rp 297.553.000 |
| 250 gram | Rp 742.055.000 |
| 500 gram | Rp 1.484.110.000 |
| 1.000 gram | Rp 2.968.220.000 |
Rincian Harga Emas UBS Hari Ini
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp 1.663.000 |
| 1 gram | Rp 3.078.000 |
| 2 gram | Rp 6.107.000 |
| 5 gram | Rp 15.091.000 |
| 10 gram | Rp 30.023.000 |
| 25 gram | Rp 74.911.000 |
| 50 gram | Rp 149.513.000 |
| 100 gram | Rp 298.908.000 |
| 250 gram | Rp 747.048.000 |
| 500 gram | Rp 1.492.343.000 |
Pengaruh Pasar Emas Global
Kenaikan harga emas di pasar domestik ini selaras dengan penguatan harga emas di pasar dunia. Mengutip laporan Reuters, harga emas di pasar spot tercatat naik 1,1 persen, mencapai 5.161,64 dollar AS per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April melonjak 2 persen, menyentuh angka 5.183 dollar AS per ons.
Penguatan harga emas global ini dipicu oleh keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan sebagian besar tarif yang sebelumnya diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. Putusan tersebut menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan dan menekan nilai tukar dollar AS, sehingga mendorong peningkatan permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai yang aman.
Di sisi lain, data inflasi inti AS yang masih menunjukkan peningkatan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, kemungkinan belum akan melakukan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Kondisi ini turut memengaruhi sentimen investor terhadap aset-aset berisiko dan non-risiko seperti emas.
Antisipasi Pasar Mendatang
Pelaku pasar saat ini tengah menantikan rilis data inflasi PCE Core AS, yang merupakan indikator penting bagi kebijakan moneter Federal Reserve. Selain itu, perkembangan lanjutan terkait kebijakan tarif AS juga akan terus dicermati, mengingat potensi dampaknya terhadap arah pergerakan harga emas baik di tingkat global maupun domestik.
Informasi lengkap mengenai pergerakan harga emas di Pegadaian ini disampaikan melalui laman resmi Sahabat Pegadaian pada Senin, 23 Februari 2026.
