Como mencetak sejarah baru setelah berhasil menyingkirkan Napoli di babak perempat final Coppa Italia pada Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis di Stadion Diego Armando Maradona ini mengakhiri penantian panjang klub selama 40 tahun untuk kembali menembus babak semifinal turnamen tersebut.
Kemenangan Dramatis Lewat Adu Penalti
Laga antara Napoli dan Como berlangsung sengit hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 1-1. Penentuan pemenang akhirnya dilakukan melalui drama adu penalti yang dimenangkan oleh Como dengan skor 7-6. Keberhasilan ini memastikan posisi mereka di empat besar kompetisi domestik Italia.
Penantian Panjang Selama Empat Dekade
Pencapaian ini menjadi momen bersejarah bagi Como karena merupakan kali kedua mereka lolos ke semifinal Coppa Italia. Terakhir kali klub ini mencapai fase yang sama adalah pada musim 1985/1986, setelah menyingkirkan Hellas Verona dengan agregat 4-3 secara keseluruhan.
Pesan Cesc Fabregas: Fokus ke Serie A
Meski merayakan kemenangan besar, pelatih Como, Cesc Fabregas, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terlarut dalam euforia. Ia meminta Nico Paz dan rekan-rekan setimnya segera mengalihkan fokus ke laga lanjutan Serie A melawan Fiorentina yang dijadwalkan pada Sabtu (14/2/2026).
“Ini prestasi bersejarah, waktu yang positif, tapi kami ada pertandingan penting lain di hari Sabtu. Kami harus menyimpan euforia untuk akhir musim,” ujar Fabregas kepada Sport Mediaset.
Fabregas menambahkan bahwa timnya hanya merayakan kemenangan secara singkat di ruang ganti sebelum kembali bersiap menghadapi tantangan berikutnya demi mengincar tiga poin di liga domestik.
Tantangan Berikutnya Melawan Inter Milan
Di babak semifinal nanti, Como dijadwalkan akan menantang Inter Milan. Klub berjuluk Nerazzurri tersebut sebelumnya telah memastikan tempat di semifinal setelah berhasil menyingkirkan Torino di babak perempat final.
Informasi lengkap mengenai hasil pertandingan dan jadwal semifinal ini disampaikan melalui laporan resmi Sport Mediaset yang dirilis pada Rabu (11/2/2026).
