Sepak Bola

Copa del Rey 2026: Barcelona Tersingkir, Presiden Laporta Soroti Sepinya Penonton Camp Nou

Advertisement

Barcelona harus mengubur impiannya melangkah ke final Copa del Rey musim 2025-2026 setelah takluk secara agregat dari Atletico Madrid di babak semifinal. Meski berhasil meraih kemenangan pada leg kedua, hasil tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.

Pada pertandingan leg kedua yang digelar di Camp Nou, Selasa (3/3/2026), tim asuhan Hansi Flick berhasil menang 3-0. Namun, kekalahan telak 0-4 pada leg pertama di Stadion Metropolitano membuat Barcelona tersingkir dengan agregat akhir 3-4.

Apresiasi Presiden Laporta untuk Perjuangan Tim

Presiden Barcelona, Joan Laporta, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya. Ia menilai raksasa Liga Spanyol itu telah menunjukkan usaha maksimal sepanjang pertandingan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.

“Saya sangat berterima kasih kepada para pemain, mereka memberikan penampilan yang luar biasa dan memberikan segalanya,” ujar Laporta. “Kami bangga dengan tim, pelatih, dan Deco (direktur olahraga). Para pendukung senang dan hal itu terlihat jelas.”

Laporta juga mengaku bangga dengan penampilan skuad Barcelona. Menurutnya, atmosfer di stadion menunjukkan dukungan besar dari para suporter, meskipun tim akhirnya gagal lolos ke final.

“Jika saja gol Cubarsi di leg pertama tidak dianulir, kami bisa lolos,” ucapnya, menyinggung momen pembatalan gol bek Barcelona saat laga di kandang Atletico. Pada pertandingan pertama tersebut, gol Pau Cubarsi dianulir melalui VAR karena posisi offside dengan selisih sangat tipis.

“Tidak ada yang bisa dikatakan tentang hasilnya, Atlético lolos,” lanjut Laporta. “Namun, sangat menyenangkan bahwa kami tetap bertepuk tangan selama sepuluh menit untuk tim.”

“Kebanggaan dari pertandingan ini jauh lebih besar daripada kekecewaan, bagaimana para penggemar mengalami semifinal ini dan bagaimana suasana stadionnya,” kata dia.

Sepinya Tribun Camp Nou Jadi Sorotan

Selain memberikan apresiasi, Laporta juga menyoroti kondisi stadion saat leg kedua di Camp Nou. Ia menyebut keterbatasan kapasitas penonton turut memengaruhi atmosfer pertandingan dan performa tim.

Advertisement

Dewan Kota Barcelona menolak permintaan klub untuk menambah sekitar 17.000 kursi penonton. Hal ini terjadi karena tribun utara masih dalam proses renovasi dan belum mendapat izin pembukaan penuh.

Laporta menilai dukungan tambahan dari suporter bisa memberi dorongan bagi tim untuk mencetak lebih banyak gol. “Tidak adanya tribun utara yang terbuka telah merugikan kami,” imbuh Laporta.

“Jika tribun utara penuh hingga meluap dan para pendukung bersorak sejak sebelum pertandingan, suasananya fantastis.” Ia menambahkan, “Seandainya tribun utara penuh, kami mungkin bisa mencetak lebih banyak gol.”

Atletico Madrid Melaju ke Final Copa del Rey

Setelah menyingkirkan Barcelona, Atletico Madrid memastikan satu tiket ke final Copa del Rey. Tim asuhan Diego Simeone kini telah mengetahui lawan berikutnya di partai puncak.

Di final nanti, Atletico Madrid akan menghadapi Real Sociedad. Klub tersebut melaju setelah menyingkirkan Athletic Bilbao pada semifinal lain. Dalam Derbi Basque di Anoeta, Rabu (4/3/2026), Real Sociedad menang 1-0 lewat penalti Mikel Oyarzabal. Hasil itu melengkapi kemenangan dengan skor sama pada leg pertama di Bilbao.

Final Copa del Rey musim ini dijadwalkan berlangsung di Stadion La Cartuja, Sevilla, pada 18 April 2026.

Informasi lengkap mengenai hasil semifinal Copa del Rey ini disampaikan melalui laporan pertandingan dan pernyataan resmi dari pihak klub yang dirilis pada 3 dan 4 Maret 2026.

Advertisement