Timnas Spanyol membawa tiga kiper papan atas ke Piala Dunia 2026, yakni Joan Garcia, Unai Simon, dan David Raya. Di tengah perdebatan soal siapa yang layak menjadi kiper utama, nama Raya disebut berpeluang menggeser Simon, yang sebelumnya menjadi starter Spanyol di Euro 2024.
Persaingan itu muncul setelah ketiganya tampil menonjol bersama klub masing-masing sepanjang musim lalu. Garcia menjadi andalan Barcelona saat meraih gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol, Simon tampil solid bersama Athletic Bilbao, sedangkan Raya mencatat rapor paling mencolok bersama Arsenal.
Catatan Tiga Kiper Spanyol
Joan Garcia menorehkan 18 clean sheet bersama Barcelona musim lalu. Kontribusinya ikut mengantar klub asal Catalunya itu menjuarai LaLiga dan Piala Super Spanyol.
Unai Simon juga menunjukkan performa kuat bersama Athletic Bilbao dengan membukukan 8 clean sheet. Sementara itu, David Raya mencatat 28 clean sheet, sekaligus membantu Arsenal merebut gelar Premier League.
Respons David Raya soal Perebutan Posisi
Menanggapi persaingan di bawah mistar Timnas Spanyol, Raya menegaskan skuadnya berada dalam kondisi aman siapa pun yang dimainkan. Ia menyampaikan hal itu saat berada di Chattanooga, seperti dikutip dari France24.
“Saya rasa Spanyol berada di tangan yang tepat, siapa pun yang bermain,” kata Raya di Chattanooga, melansir France24.
Raya juga memberi pujian kepada Unai Simon, yang selama ini menjadi sosok penting di tim nasional. Menurut dia, Simon sudah lama tampil pada level tinggi dan berkontribusi dalam sejumlah keberhasilan Spanyol.
“Sejak Unai debut, ia telah tampil di level yang sangat tinggi. Kami telah memenangkan Nations League dan Euro bersamanya, dan ia adalah kiper hebat yang telah memberi kami gelar-gelar tersebut,” kata Raya memuji rekannya.
Fokus Utama Raya di Timnas Spanyol
Kiper berusia 30 tahun itu menegaskan status sebagai starter bukan hal utama baginya. Raya menyatakan tetap siap bersaing, tetapi menempatkan kepentingan tim sebagai prioritas utama.
“Saya telah menghabiskan banyak tahun di luar negeri dan saya ingat saat pertama kali bergabung dengan tim nasional, kadang-kadang mereka bertanya siapa saya,” tambahnya saat ditanya apakah ia telah diabaikan di Spanyol,” ujar kiper berusia 30 tahun itu.
“Saya melakukan tugas saya untuk klub agar menjadi yang terbaik dan dapat mewakili negara saya, yang merupakan hal terpenting. Saya di sini untuk membantu tim sebanyak mungkin dan memenangkan bintang (Piala Dunia) kedua,” ungkap David Raya.
Spanyol kini menghadapi perdebatan menarik soal pilihan kiper utama di Piala Dunia 2026. Dengan Garcia, Simon, dan Raya sama-sama datang dengan performa kuat, keputusan di bawah mistar menjadi salah satu sorotan penting bagi tim tersebut.
