Ousmane Dembele membela Kylian Mbappe yang sedang disorot tajam terkait sikap, etos kerja, dan kepemimpinannya, baik di Real Madrid maupun tim nasional Prancis. Menurut Dembele, kritik yang mengarah kepada kapten Prancis itu sudah berlebihan dan tidak adil.
Mbappe mendapat sorotan besar setelah Real Madrid gagal meraih trofi utama. Kondisi itu membuat Los Blancos menjalani dua musim beruntun tanpa gelar besar, selain Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental.
Kritik Mbappe di Real Madrid
Di Madrid, pertanyaan terbesar yang diarahkan kepada Mbappe berkaitan dengan kontribusinya dalam bertahan dan etos kerja. Kehadirannya juga dinilai merusak keseimbangan tim, termasuk muncul tudingan bahwa ia memakai pengaruhnya untuk mengerdilkan peran pelatih.
Sejumlah penggemar Madrid bahkan menuding Mbappe menjadi penyebab di balik pemecatan Xabi Alonso. Ia juga dinilai melewati batas saat “menyerang” Alvaro Arbeloa, setelah mengklaim sang pelatih menjadikannya striker keempat.
Sorotan Makin Besar usai PSG Sukses
Kritik terhadap Mbappe semakin teramplifikasi seiring keberhasilan Paris Saint-Germain, mantan klubnya, menjuarai Liga Champions dua musim berturut-turut. PSG pun dinilai menjadi tim yang lebih baik setelah ditinggalkan pemain kelahiran Paris tersebut.
Di level tim nasional, kualitas Mbappe sebagai kapten Prancis juga ikut dipertanyakan. Ia dianggap belum menunjukkan kemampuan memimpin, terutama dalam situasi sulit.
Pernyataan Dembele
Dembele menilai sorotan terhadap Mbappe sudah melewati batas. Ia menegaskan rekan setimnya itu tetap sosok penting, baik sebagai pemain maupun pemimpin di skuad Prancis.
“Kritikan ke arahnya itu sangat-sangat tidak adil. Beberapa orang agak kelewatan dengan kritik ke Kylian,” ungkap Dembele kepada Marca.
“Dia pemain yang luar biasa dan orang yang sangat baik di luar lapangan. Beberapa orang melebih-lebihkan kritik karena dia Kylian Mbappe. Mereka tak seharusnya mengincarnya.”
“Apakah dia mengikat tali sepatu atau tidak, apakah dia meninggikan kaus kakinya atau tidak…itu berlebihan. Dia masih manusia biasa. Dengan tim nasional, dia sangat baik ke kami, dia pemimpin.”
Pernyataan Dembele muncul ketika Mbappe terus menjadi pusat perhatian menyusul performa Real Madrid, perdebatan soal perannya di klub, dan penilaian terhadap kapasitasnya sebagai kapten timnas Prancis.
