Didier Deschamps membela keputusannya memainkan Kylian Mbappe sebagai penyerang tengah Timnas Prancis setelah sang pemain kembali gagal mencetak gol saat Les Bleus mengalahkan Irlandia Utara 3-1 dalam laga uji coba terakhir sebelum Piala Dunia 2026. Hasil itu membuat penyerang Real Madrid tersebut tercatat tiga pertandingan beruntun tanpa gol.
Situasi itu memicu kekhawatiran di kalangan publik Prancis. Pasalnya, Les Bleus sangat bergantung pada ketajaman Mbappe untuk memburu trofi Piala Dunia ketiga.
Deschamps Tanggapi Kritik soal Posisi Mbappe
Deschamps menjadi sosok yang paling banyak disorot karena Mbappe dinilai kurang cocok dimainkan di posisi penyerang tengah. Namun, pelatih Prancis itu tetap mempertahankan keputusannya dan menilai peran tersebut sudah terbukti efektif bagi Mbappe.
“Saya pasti bodoh, dan pasti ada banyak pelatih yang tidak becus yang pernah memainkan Mbappé di posisi penyerang tengah di tim-tim yang pernah dibelanya… Sepanjang dua tahun di Real Madrid dan tahun terakhir dia PSG,” sengat Deschamps kepada the Guardian.
Deschamps juga menegaskan bahwa posisi itu bukan hal baru bagi kapten Timnas Prancis tersebut.
“Dia kan sudah bermain sebagai penyerang tengah selama tiga tahun…” ceplos pelatih berusia 57 tahun itu.
Catatan Mbappe bersama Timnas Prancis
Terlepas dari sorotan dalam tiga laga terakhir, Mbappe tetap memiliki catatan tajam bersama Timnas Prancis. Ia telah membukukan 56 gol dan 40 assist dalam 98 penampilan di semua ajang.
Berdasarkan data Transfermarkt, Mbappe juga mengoleksi 28 gol plus 16 assist dalam 43 penampilan saat dimainkan sebagai penyerang tengah. Data itu menjadi dasar yang menguatkan keputusan Deschamps mempertahankan peran sang penyerang di lini depan Prancis menjelang Piala Dunia 2026.
