Film

Disney Puncaki Box Office 8 Pekan Beruntun Lewat Avatar Dan Zootopia 2

Disney terus memperkokoh dominasinya di pasar sinema global setelah film Avatar: Fire and Ash berhasil menembus angka pendapatan 1,3 miliar dolar AS. Capaian ini beriringan dengan rekor Zootopia 2 yang resmi menjadi film animasi MPA dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa setelah meraup 1,7 miliar dolar AS.

Melalui keberhasilan kedua film tersebut, Disney tercatat menempati posisi pertama di box office global selama delapan pekan berturut-turut. Kondisi ini terjadi di tengah situasi bioskop domestik Amerika Serikat yang cenderung lesu selama akhir pekan libur Martin Luther King (MLK).

Debut Global 28 Years Later: The Bone Temple

Sony Pictures merilis 28 Years Later: The Bone Temple yang mencatatkan pendapatan debut global sebesar 31,2 juta dolar AS dari 10,1 ribu layar di 61 pasar internasional. Di pasar domestik Amerika Serikat, film ini mengantongi 13 juta dolar AS untuk durasi tiga hari dan 15 juta dolar AS untuk periode empat hari penayangan.

Meskipun performa di Amerika Serikat dinilai melandai, film ini berhasil menempati posisi pertama di Inggris dengan pendapatan 4,6 juta dolar AS dan di Meksiko dengan 1,5 juta dolar AS. Sebagai perbandingan, film pendahulunya dalam waralaba 28 Years meraup total 151,3 juta dolar AS secara global, dengan 21 juta dolar AS di antaranya berasal dari Inggris.

Penerimaan penonton terhadap genre horor ini dilaporkan berbeda di berbagai wilayah. Genre horor yang menonjolkan kekerasan fisik cenderung diminati di Jerman, sementara horor supernatural lebih diterima di negara-negara Katolik, Filipina, dan wilayah Asia lainnya. Korea Selatan dijadwalkan menjadi pasar berikutnya untuk penayangan The Bone Temple.

Anggaran Produksi dan Pemasaran

Biaya produksi bersih untuk film ini berada di angka 63 juta dolar AS setelah dikurangi kredit pajak dari Inggris, dengan pihak TSG dilaporkan menanggung setengah dari anggaran tersebut. Selain biaya produksi, terdapat alokasi dana pemasaran (P&A) sebesar 70 juta dolar AS.

Berdasarkan informasi dari narasumber terkait, sutradara Danny Boyle, penulis skenario Alex Garland, dan produser Peter Rice masing-masing menerima pendapatan sekitar 15 juta dolar AS per film. Secara teknis, biaya pembuatan film ini bisa meningkat lebih tinggi akibat persaingan penawaran dalam industri.

Di Amerika Serikat, 28 Years Later: The Bone Temple mendapatkan skor “A-” dari Cinemascore. Meskipun mendapatkan penilaian yang baik, terdapat tantangan dalam membangun basis penonton karena jeda waktu dan penerimaan film sebelumnya yang dianggap biasa saja.

Laporan data pendapatan box office dan rincian produksi ini dihimpun berdasarkan catatan distribusi resmi studio dan laporan pasar internasional yang dipublikasikan pada akhir pekan MLK.