Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga menggelar program Ngabuburit Spectaxcular. Kegiatan ini memfasilitasi karyawan Kompas Gramedia untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi secara santai di Menara Kompas pada Selasa, 24 Februari 2026.
Inisiatif ini mengubah tradisi ngabuburit yang biasanya diisi dengan berburu takjil menjadi momen produktif. Para karyawan memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk menunaikan kewajiban perpajakan mereka dengan pendampingan langsung dari petugas pajak.
Inisiatif Ngabuburit Spectaxcular: Lapor Pajak Lebih Humanis
Kepala KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga, Atmo MM, menjelaskan bahwa Ngabuburit Spectaxcular merupakan inisiatif DJP yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama bulan Ramadan. Pendekatan yang digunakan disesuaikan dengan budaya dan kearifan lokal masing-masing daerah.
Menurut Atmo, momentum Ramadan yang bertepatan dengan Maret sangatlah tepat. “Ramadan identik dengan ngabuburit, sementara Maret adalah batas akhir pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. Kami menggabungkan keduanya dalam kegiatan yang lebih santai dan humanis,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.
Pendampingan Langsung dan Aplikasi Coretax
Melalui kegiatan ini, karyawan tidak hanya mendapatkan pendampingan langsung dalam pengisian SPT, tetapi juga menikmati suasana Ramadan yang hangat. Mereka menerima takjil dan cenderamata seperti mug serta payung.
Sugito, salah satu karyawan Kompas Gramedia, mengaku sangat terbantu dengan program ini. Di tengah kesibukan kerja dan ibadah puasa, ia dapat menyelesaikan kewajiban perpajakannya melalui aplikasi Coretax tanpa harus mencari waktu tambahan. “Tadi saya isi SPT orang pribadi dibantu petugas sampai selesai. Orangnya ramah, dibimbing dari awal, dan dapat merchandise serta takjil juga,” kata Sugito.
Atmo menambahkan, tahun ini merupakan kali pertama pelaporan dilakukan melalui aplikasi Coretax. Sebagai sistem baru, penyesuaian tentu diperlukan bagi masyarakat. Oleh karena itu, DJP memberikan pendampingan langsung dengan semangat #KamiDampingiSampaiBerhasil untuk menjaga dan meningkatkan tingkat kepatuhan pelaporan.
Dukungan Perusahaan dan Kepatuhan Pajak
Atmo mengapresiasi peran aktif Kompas Gramedia dalam bersinergi dengan DJP untuk melaksanakan program ini. Ia berharap perusahaan dengan jumlah tenaga kerja besar dapat meniru langkah serupa sebagai bentuk dukungan terhadap kepatuhan pajak karyawan.
Bagi Kompas Gramedia, keterlibatan dalam Ngabuburit Spectaxcular bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Ini juga menjadi bagian dari budaya perusahaan dalam mendukung literasi dan kepatuhan pajak karyawan.
Informasi lengkap mengenai kegiatan Ngabuburit Spectaxcular di wilayah Tanah Abang dapat diikuti melalui akun Instagram resmi KPP Pratama Tanah Abang Tiga, @pajaktanahabangtiga.
