Sepak Bola

Dorna Soroti Ketidakstabilan Regional, Jadwal MotoGP Qatar 2026 Berpotensi Bergeser dari April

Advertisement

Penyelenggara MotoGP, Dorna, tengah mempertimbangkan pergeseran jadwal seri balapan Qatar 2026 yang semula dijadwalkan pada 12 April. Keputusan ini diambil menyusul eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel yang berdampak pada stabilitas regional dan logistik penerbangan.

Dampak Konflik Regional pada Jadwal MotoGP Qatar 2026

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel yang pecah pada Sabtu, 28 Februari 2026, dengan tewasnya Ayatollah Ali Khameini, telah memicu ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah. Perang ini berdampak langsung pada beberapa negara seperti Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi, termasuk pembatasan penerbangan yang krusial bagi operasional MotoGP.

Pembatasan penerbangan dan risiko ketidakstabilan regional menjadi pertimbangan utama bagi Dorna. Hal ini menyulitkan pengiriman logistik tim dan pengaturan ulang penerbangan para pebalap setelah seri pertama MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Buriram.

Pernyataan Resmi CEO Dorna Terkait Penyelenggaraan Balapan

Pimpinan Dorna, Carmelo Ezpeleta, mengakui bahwa kondisi saat ini membuat jadwal balapan MotoGP Qatar 2026 sangat sulit terlaksana sesuai rencana awal. Dilansir dari Motosan.es, Ezpeleta menekankan prioritas utama adalah keamanan seluruh pihak yang terlibat.

“Kami sedang mengevaluasi semua opsi, karena prioritas kami adalah agar balapan berlangsung dengan aman,” kata Ezpeleta. Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak akan mengambil risiko untuk memaksakan seri balapan di Sirkuit Losail, Qatar, yang dikenal dengan tata letak unik dan balapan malamnya.

Dorna Terus Koordinasi dan Evaluasi Opsi Penjadwalan Ulang

Ezpeleta mengungkapkan bahwa Dorna masih menunggu perkembangan terbaru dalam pekan ini dan terus berkoordinasi intensif dengan Federasi Olahraga Motorsport Dunia (FIM) serta pemerintah Qatar. Diskusi telah berlangsung sejak Minggu, setelah insiden konflik pecah.

Advertisement

“Kita harus menunggu; saya tidak bisa mengatakan sekarang bahwa kita tidak akan pergi. Kami telah berbicara dengan Qatar sejak kejadian hari Minggu, dan kami akan membuat keputusan,” jelas Ezpeleta.

Meskipun kemungkinan besar balapan tidak akan digelar pada 12 April, Ezpeleta belum menutup kemungkinan sepenuhnya. Ia menegaskan tidak ada rencana untuk memindahkan lokasi balapan ke tempat lain, melainkan potensi penjadwalan ulang di kemudian hari.

“Kemungkinan besar kita tidak akan pergi ke Qatar pada tanggal 12 April, tetapi saya tidak bisa mengatakan kita tidak akan pergi. Pergi ke tempat lain? Tentu tidak. Apakah itu akan sesuai dengan jadwal nanti? Kami sangat pandai membuat jadwal,” imbuhnya. “Kita akan segera tahu sesuatu, tentu saja. Kami menunggu kabar dari mereka. Masih ada waktu.”

Informasi lebih lanjut mengenai status MotoGP Qatar 2026 akan disampaikan melalui pernyataan resmi Dorna Sports setelah koordinasi dengan pihak terkait selesai.

Advertisement