Olahraga

Doubles Special Championships 2026 Kembali Digelar di Tangerang Selatan

Turnamen bulutangkis khusus ganda, 14th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026, kembali digelar di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, pada 10-13 Juli 2026. Ajang yang memasuki penyelenggaraan ke-14 ini kembali diinisiasi legenda bulutangkis Indonesia, Candra Wijaya, dengan misi mencari dan membina bakat baru di sektor ganda.

Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pembinaan yang konsisten bagi pemain spesialis ganda di Indonesia. Sekitar 500 pasangan dijadwalkan bersaing dalam 11 nomor pertandingan yang mencakup ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok usia U-15, U-17, dan U-19, serta nomor dewasa ganda putra dan ganda campuran.

Peserta dari Dalam dan Luar Negeri

Turnamen ini tidak hanya diikuti atlet dari dalam negeri, tetapi juga menarik peserta dari sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Slovakia, Ukraina, dan Australia. Kehadiran pemain internasional dinilai akan menambah kualitas persaingan sekaligus memberi pengalaman bertanding bagi atlet muda Indonesia.

Bagi Candra, kejuaraan ini bukan sekadar agenda tahunan. Ia menempatkannya sebagai bagian dari kontribusi untuk menjaga tradisi prestasi bulutangkis Indonesia, terutama di sektor ganda yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Merah Putih di level dunia.

Tujuan Pembinaan Sektor Ganda

“Saya menggelar ajang ini dengan tujuan untuk semakin mempopulerkan nomor ganda. Selain itu juga untuk ikut membantu PP PBSI dengan melakukan pembinaan. Lewat kejuaraan ini, saya memberikan kesempatan kepada bibit-bibit pemain berbakat di kelompok ganda untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan, serta menambah jam terbang pengalaman,” ujar Candra dalam rilis kepada detikSport.

Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu menilai keberlangsungan turnamen selama lebih dari satu dekade tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk sponsor yang memiliki visi serupa dalam pengembangan bulutangkis nasional. Menurut dia, kolaborasi itu menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi penerus di sektor ganda.

Candra Soroti Tradisi Kuat Indonesia di Nomor Ganda

Candra menegaskan sejarah mencatat dominasi Indonesia di nomor ganda dari masa ke masa. Menurut dia, Indonesia terus melahirkan pasangan-pasangan berkualitas yang mampu bersaing dan meraih prestasi di panggung internasional.

“Melalui kejuaraan ini saya ingin ikut memberikan sumbangsih demi menjaga supremasi bulutangkis sektor ganda Indonesia. Sejarah telah membuktikan bahwa sektor ganda adalah permainan yang atraktif dan menarik, sehingga banyak diminati. Terbukti pula dari dulu hingga kini Indonesia selalu memiliki ganda-ganda andal dan melegenda,” paparnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kesuksesan atlet tidak hanya ditentukan bakat. Disiplin, kerja keras, dan kesempatan bertanding secara berkelanjutan disebut sebagai unsur penting dalam proses pembentukan pemain juara.

Penghargaan untuk Insan Pembinaan

Selain kompetisi, penyelenggara tahun ini menyiapkan “Penghargaan Ganda Legenda Terbaik” versi Candra Wijaya International Badminton Center. Penghargaan tersebut ditujukan kepada insan bulutangkis yang dinilai berhasil melahirkan dan membina pemain-pemain ganda terbaik Indonesia.

Melalui kombinasi turnamen kompetitif dan penghargaan untuk pelaku pembinaan, Doubles Special Championships 2026 kembali menegaskan perannya sebagai salah satu ajang penting dalam pengembangan generasi baru bulutangkis ganda Indonesia.