Olahraga

Erick Thohir Sambut Shin Tae-yong sebagai Pelatih Persija

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menanggapi perekrutan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru Persija Jakarta dengan sambutan positif. Shin diperkenalkan sebagai pelatih Persija di Jakarta International Stadium pada Senin, 8 Juni 2026, menandai kembalinya pelatih asal Korea Selatan itu ke sepak bola Indonesia.

Sebelum menangani Persija, Shin Tae-yong sempat melatih Timnas Indonesia selama lima tahun. Ia menangani skuad Garuda sejak akhir 2019 hingga awal 2025.

Tanggapan Erick Thohir

Erick menilai kehadiran Shin Tae-yong di Persija dapat memberi dampak positif terhadap peningkatan mutu kompetisi domestik. Menurut dia, masuknya pelatih berpengalaman ke klub-klub Indonesia akan membantu mengangkat kualitas persaingan di liga.

“Bagus dong, karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 jadi 16. Kemarin secara komersial, liga kita ranking 1 Asia,” kata Erick Thohir kepada wartawan menanggapi kedatangan Shin Tae-yong ke Persija.

Erick juga menyebut klub-klub Indonesia perlu terus berani mendatangkan pelatih dan pemain yang kualitasnya sudah teruji. Ia menegaskan, semakin banyak sosok berkualitas yang masuk ke kompetisi nasional, semakin besar pula dorongan terhadap perkembangan klub.

“Artinya, semakin banyak pelatih bagus yang didatangkan klub-klub, itu harusnya bikin kualitas klub-klub makin bagus,” ujar Erick.

Harapan untuk Kualitas Liga

Lebih lanjut, Erick Thohir berharap kualitas pemain asing yang datang ke Indonesia ikut meningkat. Ia menilai kehadiran pemain asing berkualitas akan berdampak langsung terhadap level kompetisi di dalam negeri.

“Nah, semakin banyak pemain yang datang ke liga kita dengan kualitas bagus, tentu akan lebih bagus. Makanya kami minta I.League, bahwa pemain asing yang ada di liga kita standarnya (harus) lebih baik,” ucap Erick.

Pernyataan itu disampaikan Erick di tengah kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia, kali ini sebagai pelatih Persija Jakarta. Kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia itu dinilai menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas klub dan kompetisi domestik.