Olahraga

Fabio Di Giannantonio Jalani Perawatan Khusus untuk Cedera Jari

Fabio Di Giannantonio menjalani perawatan khusus untuk cedera jari kelingking tangan kiri yang belum pulih usai insiden di MotoGP Catalunya. Pebalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu mendapat tindakan medis di Roma pada Senin (8/6) waktu setempat setelah MotoGP Hungaria.

Cedera tersebut bermula dari kecelakaan besar yang melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta pada balapan utama MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Dalam insiden itu, motor Ducati milik Marquez yang terjatuh menghantam motor Di Giannantonio hingga pebalap berusia 27 tahun itu ikut terjatuh.

Kecelakaan di Catalunya Jadi Awal Cedera

Akibat insiden tersebut, Di Giannantonio mengalami cedera pada jari kelingking tangan kirinya. Meski demikian, ia tetap melanjutkan balapan setelah restart dan berhasil meraih kemenangan di Catalunya.

Sejak saat itu, Di Giannantonio terus membalap dengan kondisi jari yang masih dibalut perban. Sarung tangan balapnya bahkan harus dimodifikasi untuk mengakomodasi cedera tersebut.

VR46 Ungkap Tindakan Medis di Roma

VR46 menyatakan Di Giannantonio menjalani tindakan medis setelah seri Hungaria. Tim menjelaskan prosedur itu dilakukan untuk menangani cedera yang dialaminya sejak kecelakaan di Barcelona.

“Fabio Di Giannantonio dibawa kemarin sore untuk menjalani perawatan bedah pada jaringan kulit jari kelima tangan kirinya di Rumah Sakit Internasional UPMC Salvator Mundi, Roma,” tulis VR46 dalam pernyataan resminya yang dikutip Crash.net.

“Prosedur tersebut dilakukan oleh Dr. Ornelli dengan tujuan menangani cedera yang dialami saat kecelakaan di Barcelona.”

Meski harus menjalani perawatan lanjutan, VR46 memastikan kondisinya tidak mengkhawatirkan. Tim juga menyebut Di Giannantonio diperkirakan bisa tampil normal pada seri berikutnya.

“Rencana pemulihan memperkirakan pebalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan berpartisipasi secara normal pada Grand Prix Republik Ceko pekan depan.”

Cedera Pengaruhi Sikap di Lintasan

Di Giannantonio mengakui cedera yang belum pulih sepenuhnya memengaruhi cara dia menghadapi situasi di lintasan. Hal itu disampaikannya setelah mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi MotoGP Hungaria di Balaton Park.

“Motor saya tidak mati, mesinnya masih hidup. Saya beruntung,” kata Di Giannantonio.

Ia merujuk pada aturan baru MotoGP yang melarang pebalap menyalakan kembali motor di lintasan setelah terjatuh. Dalam kondisi jarinya saat ini, ia menegaskan tidak ingin mengambil risiko yang bisa memperparah cedera.

“Sejujurnya, dengan kondisi jari saya saat ini, saya tidak akan mengambil risiko mempertahankan tangan tetap berada di motor saat terjatuh. Saya tidak peduli. Kalau saya jatuh, saya akan mengambil motor dan mencoba kembali ke lintasan. Tapi menurut saya jari saya jauh lebih penting.”

Performa Masih Kompetitif

Meski belum fit 100 persen, performa Di Giannantonio tetap cukup kompetitif. Ia finis kelima di MotoGP Italia di Mugello, lalu menempati posisi ke-12 di MotoGP Hungaria setelah terlibat insiden pada tikungan pertama yang dipicu kecelakaan Jorge Martin.

Setelah delapan seri pertama MotoGP 2026, Di Giannantonio juga masih menjadi pebalap Ducati dengan posisi terbaik di klasemen sementara. VR46 kini menunggu proses pemulihan sang pebalap agar ia bisa kembali tampil maksimal pada MotoGP Republik Ceko pekan depan.