Como 1907 asuhan Cesc Fabregas bersiap menghadapi tantangan besar Inter Milan dalam leg pertama semifinal Coppa Italia 2025-2026. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Selasa, 3 Maret 2026, atau Rabu dini hari pukul 03.00 WIB. Laga ini menjadi momen bersejarah bagi Como yang berhasil menembus babak semifinal setelah 40 tahun.
Fabregas Adopsi Taktik Bodo/Glimt
Menghadapi Inter Milan yang perkasa di Liga Italia, Cesc Fabregas mengaku telah mempelajari strategi khusus. Pelatih Como 1907 itu terinspirasi dari keberhasilan klub Liga Norwegia, Bodo/Glimt, yang sempat mengalahkan Inter Milan di babak playoff Liga Champions.
Inter Milan menelan kekalahan menyakitkan dari Bodo/Glimt dengan skor 1-3 pada leg pertama, diikuti kekalahan 1-2 di Stadion Giuseppe Meazza. Kekalahan beruntun ini menjadi referensi bagi Fabregas untuk merancang taktik yang dapat menyulitkan Nerazzurri.
Dilansir dari Football Italia, Fabregas tidak hanya menganalisis permainan Bodo/Glimt. Ia juga bekerja sama dengan para ahli gizi untuk memastikan kondisi fisik pemain Como berada di puncak performa. Baik Como maupun Bodo/Glimt diketahui menggunakan aplikasi khusus untuk memantau asupan makanan pemain di luar lapangan.
Selain itu, Fabregas juga meminta manajemen Como untuk memasang layar besar di area latihan. Fasilitas ini memungkinkan Fabregas memantau pergerakan setiap pemain di seluruh lapangan, sebuah metode yang juga diterapkan oleh pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, saat mengalahkan Inter Milan 5-0 di final Liga Champions 2024-2025.
Ambisi Como dan Tantangan Inter Milan
Fabregas menegaskan bahwa seluruh persiapan ini bertujuan agar Como dapat menyajikan permainan terbaik dan memberikan perlawanan sengit kepada Inter Milan. Ia optimistis timnya mampu menyulitkan lawan di leg pertama semifinal Coppa Italia.
“Kami akan berusaha menampilkan performa terbaik, dengan mengetahui kekuatan dan beberapa kelemahan mereka. Kami akan mencoba untuk menyulitkan mereka,” ungkap Fabregas.
Mantan gelandang Arsenal itu menambahkan, “Kami berharap dapat memainkan pertandingan yang bagus. Kami harus menjalani pertandingan satu per satu, karena ini musim yang panjang bagi kami, dan kami akan lihat berapa banyak pertandingan yang berhasil kami menangkan dari sekarang hingga akhir.”
Di sisi lain, Inter Milan saat ini memuncaki klasemen Liga Italia dengan keunggulan 10 poin dari AC Milan, menjadikannya kandidat kuat juara Serie A. Namun, performa Nerazzurri di kompetisi Eropa belakangan ini tidak sesuai harapan, memberikan celah bagi Como untuk menciptakan kejutan.
Informasi mengenai persiapan dan strategi Como 1907 ini disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga, termasuk Football Italia, menjelang pertandingan semifinal Coppa Italia.
