Olahraga

Fenerbahce Kejar Mohamed Salah, Terkendala Permintaan Gaji Tinggi

Fenerbahce memasukkan Mohamed Salah sebagai salah satu target pada bursa transfer musim panas. Namun, klub Turki itu harus menyiapkan dana besar karena eks penyerang Liverpool tersebut disebut meminta nilai kontrak yang sangat tinggi.

Salah saat ini berstatus tanpa klub setelah dilepas Liverpool pada akhir musim. Meski sudah berusia 34 tahun, ia masih dinilai mampu tampil produktif dan bersaing di level kompetitif.

Fenerbahce Hadapi Tantangan Biaya Kontrak

Rumor sebelumnya menyebut Salah sempat didekati klub-klub Arab Saudi dan Major League Soccer atau MLS. Meski begitu, ia diperkirakan masih ingin bermain di kompetisi yang kompetitif sehingga peluang bertahan di Eropa tetap terbuka.

Situasi itu tidak otomatis memudahkan proses transfer. Tidak banyak klub Eropa yang dinilai mampu merekrut Salah, terutama karena besaran gajinya disebut mencapai 400 ribu paun per pekan pada musim terakhirnya bersama Liverpool.

Aziz Yildirim Jadikan Salah Target Utama

Fenerbahce sedang berupaya bangkit untuk musim depan setelah kalah bersaing dengan rivalnya, Galatasaray, di liga. Klub tersebut juga disebut sedang agresif memburu pemain bintang.

Di tengah upaya itu, Aziz Yildirim yang baru terpilih sebagai presiden klub menjadikan Salah sebagai target utama dalam kampanyenya. Namun, nilai yang harus dikeluarkan untuk merealisasikan transfer itu sangat besar.

“Mohamed Salah meminta gaji 20 juta euro. Jika ditambah pajak, sekitar 30 juta euro. Salah mau kontrak tiga tahun yang akan menghabiskan dana 90 juta euro. Jika memang dibutuhkan, maka kami akan menggaetnya,” ujar Yildirim seperti dikutip Tribuna.

Nilai Kontrak Capai 90 Juta Euro

Berdasarkan pernyataan Yildirim, Fenerbahce setidaknya harus menyiapkan 90 juta euro atau sekitar Rp 1,8 triliun untuk kontrak Salah selama tiga tahun. Angka itu menjadi tantangan utama bagi klub jika ingin membawa penyerang asal Mesir tersebut ke Istanbul.

Sampai saat ini, Salah belum menentukan klub yang akan dibelanya pada musim depan. Di tengah ketertarikan dari sejumlah klub, faktor gaji dan keinginan tetap bermain di level kompetitif menjadi bagian penting dalam kelanjutan kariernya.