Sepak Bola

FIFA Soroti Isu Keamanan dan Mobilitas Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Delegasi Siap Meluncur

Advertisement

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akan mengirimkan perwakilan ke Meksiko untuk mengevaluasi isu keamanan dan mobilitas menjelang perhelatan akbar Piala Dunia 2026. Keputusan ini diungkapkan langsung oleh Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyusul sorotan publik terhadap kesiapan negara tersebut sebagai salah satu tuan rumah bersama.

Kunjungan Delegasi FIFA dan Jaminan Keamanan

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengonfirmasi bahwa Presiden FIFA Gianni Infantino telah berkomunikasi dengannya melalui telepon pada Kamis lalu. Dalam percakapan tersebut, Infantino menyatakan kepercayaan penuh terhadap Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.

“Dia meyakinkan saya bahwa Piala Dunia akan digelar di negara kami,” ujar Sheinbaum dalam konferensi pers. “Kami sepakat bahwa tim FIFA akan datang untuk meninjau beberapa hal. Kami telah lama mengerjakan ini, tetapi isu keamanan tentu sangat penting.”

Meskipun jadwal pasti kunjungan delegasi FIFA belum diungkapkan, Sheinbaum menegaskan bahwa situasi keamanan di Meksiko telah kembali normal. “Saya mengatakan bahwa minggu lalu adalah situasi khusus dan sekarang kami telah kembali normal, dengan semua langkah keamanan yang telah diterapkan selama ini,” tambahnya.

Sorotan Isu Keamanan Pasca-Kekerasan

Langkah FIFA untuk meninjau keamanan ini muncul setelah serangkaian insiden kekerasan yang terjadi pekan lalu di Meksiko. Kekerasan tersebut dipicu oleh operasi militer yang menewaskan bos kartel narkoba Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho.

Dampak dari operasi tersebut dan kekerasan yang menyertainya dilaporkan menewaskan sekitar 70 orang. Anggota kartel melakukan pembakaran kendaraan untuk memblokir jalan di sejumlah wilayah, termasuk kota-kota di negara bagian Jalisco seperti Guadalajara, yang dijadwalkan menjadi salah satu kota tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia.

Advertisement

Kekhawatiran terhadap keamanan di Guadalajara semakin menguat setelah World Aquatics membatalkan ajang Diving World Cup yang semula direncanakan digelar di wilayah tersebut. Pemerintah Meksiko, melalui otoritas olahraga CONADE, saat ini berupaya memindahkan turnamen tersebut ke kota lain di dalam negeri. “Kami bekerja sama dengan mereka untuk mencoba mengembalikan turnamen internasional ini,” kata Sheinbaum.

Tantangan Mobilitas di Tiga Kota Tuan Rumah

Selain isu keamanan, FIFA juga menyoroti aspek mobilitas di tiga kota tuan rumah di Meksiko menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 pada 11 Juni di Estadio Azteca. Tantangan mobilitas ini mencakup beberapa proyek infrastruktur yang belum rampung.

Di Mexico City, proyek peningkatan jalur kereta ringan masih dalam tahap pengerjaan. Sementara itu, di Monterrey, pembangunan jaringan metro belum sepenuhnya selesai. Adapun stadion di Guadalajara masih belum memiliki akses transportasi publik yang memadai.

Presiden Sheinbaum mengungkapkan bahwa Presiden FIFA Infantino secara khusus meminta perhatian terhadap masalah lalu lintas di ketiga kota tersebut. “Dia juga meminta saya memperhatikan masalah lalu lintas di tiga kota tersebut agar mobilitas para penonton dapat terjamin,” pungkas Sheinbaum.

Informasi lengkap mengenai rencana kunjungan delegasi FIFA dan persiapan Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 disampaikan melalui pernyataan resmi Presiden Claudia Sheinbaum dalam konferensi pers.

Advertisement